Serie A: Juventus Vs Napoli Tetap Digelar Sesuai Jadwal

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang AS Roma melalui tiitk penalto dalam pertandingan Liga Italia di Stadio Olimpico, Roma, 28 September 2020. REUTERS/Alberto Lingria

    Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang AS Roma melalui tiitk penalto dalam pertandingan Liga Italia di Stadio Olimpico, Roma, 28 September 2020. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak otoritas Serie A merilis pernyataan yang mengonfirmasi soal laga Juventus vs Napoli akan berlangsung sesuai rencana. Artinya, jika Partenopei akan kalah jika mereka tidak hadir.

    "Lega Serie A mengonfirmasi bahwa pertandingan Juventus vs Napoli untuk Serie A Pekan 3 masih direncanakan untuk dimulai pada 4 Oktober pukul 20.45 (waktu setempat)," bunyi pernyataan resmi Serie A.

    Laga ini sempat terancam ditunda setelah otoritas kesehatan setempat tidak mengizinkan skuad Napoli melakukan perjalanan ke Turin karena khawatir penyebaran Covid-19.

    Baca juga: Jadwal Liga Italia: Laga Juventus vs Napoli Terancam Batal karena Covid-19

    Dua pemain Napoli, Piotr Zielinski dan Eljif Elmas dinyatakan positif terinfeksi virus corona, bersama dengan seorang anggota staf tim. Ada kekhawatiran akan muncul lebih banyak kasus yang berasal dari pertandingan Napoli akhir pekan lalu melawan Genoa, klub yang terkena dampak cukup parah dari wabah vrus tersebut.

    Genoa saat ini telah mengonfirmasi bahwa mereka memiliki total 22 kasus positif antara pemain dan staf, dengan klub terpaksa menunda pertandingan mereka melawan Torino yang dijadwalkan pada akhir pekan ini.

    Sejauh ini, Napoli belum merisil pernyataan apa pun, termasuk yang berkaitan dengan perubahan perjalanan tiba-tiba karena mereka dijadwalkan terbang Sabtu malam.

    Mengenai larangan meninggalkan Napoli oleh ASL, otoritas kesehatan setempat, yang akan mengesampingkan protokol Serie A, salinan ASL tersebut telah bocor. Dari isi pernyataan mereka tidak secara eksplisit melarang perjalanan atau secara teknis menempatkan skuad ke karantina. Mereka yang melakukan kontak dekat dengan pemain positif Covid-19, Zielinski, diminta isolasi fidusia.

    Juventus juga di bawah isolasi fidusia mulai Sabtu setelah dua anggota staf dinyatakan positif mengidap virus Corona.

    Tim lain juga telah mendaftarkan kasus positif corona, seperti Milan, Atalanta dan Torino, tetapi tidak ada dari mereka yang dilarang bepergian atau ikut serta dalam pertandingan. Mereka hanya masuk ke grup untuk membatasi risiko penyebaran virus di luar klub dan tidak mencegah orang lain yang dites negatif bermain.

    Protokol juga menyatakan atlet akan menjalani tes hasil cepat empat jam sebelum pertandingan, mereka yang negatif dapat bermain, dan kemudian kembali ke dalam tim.

    Protokol Serie A dan UEFA menyatakan bahwa selama sebuah tim memiliki 13 pemain, termasuk setidaknya satu penjaga gawang, pertandingan dapat dilanjutkan.

    Situsi ini ujian besar terhadap protokol Covid-19 di Serie A yang belum jelas.

    Sebelumnya laga Genoa melawan Torino yang semula dijadwalkan Sabtu malam waktu setempat ditunda karena memiliki 22 kasus di klub, termasuk 17 pemain. Sebagian besar dari mereka bermain melawan Napoli yang berakhir dengan kekalahan 6-0 pada pekan lalu. Hal itu mungkin menjadi penyebab Zielinski dan Eljif Elmas kemudian dinyatakan positif.

    Jika peringatan ASL bukan larangan bepergian, maka Napoli secara teknis punya waktu untuk terbang pada Minggu pagi. Mereka masih berada di sana untuk memainkan pertandingan di Turin malam itu. Apabila Napoli tidak muncul, maka Juventus akan diberi kemenangan otomatis 3-0.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.