Griezmann Tetap Gagal Bersinar di Bawah Koeman, Deschamps Ungkap Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona Antoine Griezmann (tengah) melepaskan tendangan melewati kiper Sevilla Bono dalam pertandingan Liga Spanyol di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Senin dinihari, 5 Oktober 2020. REUTERS/Albert Gea

    Pemain Barcelona Antoine Griezmann (tengah) melepaskan tendangan melewati kiper Sevilla Bono dalam pertandingan Liga Spanyol di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Senin dinihari, 5 Oktober 2020. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, JakartaAntoine Griezmann masih merana di Barcelona. Setelah tampil kedodoran pada musim lalu, ia sempat dijanjikan peran yang lebih besar di bawah Ronald Koeman, sehingga memutuskan untuk bertahan. Namun, dalam tiga laga Liga Spanyol, ia seperti kehilangan kecemerlangannya, bahkan sumbangannya kalah jauh dari pemain remaja Ansu Fati.

    Apa yang salah dengan pemain yang sebelumnya sangat menonjol di Atletico Madrid itu? Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps memiliki analisis sendiri soal kondisi anak asuhnya itu. Ia kebetulan ditanya wartawan saat Griezman dan tim Prancis lain bersiap tampil di UEFA Nations League.

    Deschamps mengungkapkan, Griezmann dalam kondisi 'tidak bahagia' di Barcelona. Ia tak nyaman karena Ronald Koeman memberi peran yang tak sesuai posisinya.

    Posisi favorit Griezmann adalah menjadi gelandang serang di belakang striker. Dalam skema Koeman saat ini, posisi tersebut telah diambil oleh Philippe Coutinho. Posisi striker murni juga lebih condong diberikan pada Lionel Messi. Griezmann pun harus bermain sebagai sayap kanan.

    "Saya akan berbicara dengannya dan saya akan menemuinya nanti. Saya yakin dia tidak senang dengan situasi ini," kata Deschamps.

    “Saya tidak mengganggu penggunaan pemain saya di klub lain, di Barca atau siapa pun. Antoine bermain di sisi kanan saat ini."

    “ Antoine juga harus beradaptasi hari ini. Bagi saya, dia masih lebih efektif ketika dia berada di jantung permainan, ketika dia banyak menyentuh bola."

    “Dalam posisi itu, dia memiliki kemungkinan untuk datang dan membantu di lini tengah juga."

    “Dia tidak memiliki kemampuan untuk mengambil bola dan mengalahkan lawan di sayap seperti yang lain. Dia perlu banyak menyentuh bola dan dia pintar dalam pergerakannya. "

    Baca Juga: Barcelona Kembali Akan Potong Gaji, Konsekuensinya Bisa Rumit

    Griezmann selalu bermain sebagai starter dalam tiga laga Barcelona di La Liga, tapi tak pernah secara penuh. Ia belum mampu menyumbang gol ataupun assist. Whoscored hanya memberinya rating ratar-rata 6,5 dalam ketiga laga itu.

    MARCA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.