Manchester United Ternyata Sudah Memantau Amad Traore Lebih dari Setahun

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amad Traore. Instagram/@amadtraore70

    Amad Traore. Instagram/@amadtraore70

    TEMPO.CO, Jakarta - Amad Traore, 18 tahun, yang direkrut Manchester United dari Atalanta pada bursa transfer musim panas ini ternyata sudah dipantau lebih dari setahun.

    Meski kesepakatan untuk kepindahannya sudah tercapai, tapi pemain asal Pantai Gading itu baru akan bergabung dengan MU Januari tahun depan. Ia membutuhkan waktu untuk mengurus pemeriksaan medis, persyaratan pribadi dan izin kerja sebelum merapat ke Old Trafford.

    Mantan kiper Italia, Giovanni Galli, dalam wawancara dengan Football Italia, mengatakan Manchester United tidak akan menyesal telah melakukan pembelian Amad Traore.

    Baca juga: Bursa Transfer: Manchester United Kejar Pemain Muda Atalanta, Amad Traore

    Galli mengaku pernah melihat Traore bermain bersama saudaranya, Hamed pada 2014. Ia ingat pertama kali melihatnya bermain. "Kualitas mereka luar biasa. Mereka berlatih bersama pria kelahiran 1999," katanya.

    “Hamed Junior lahir pada tahun 2000 dan adiknya Amad lahir pada tahun 2002. Meskipun demikian, perbedaan keduanya sangat jauh."

    “Amad luar biasa. Keterampilan teknisnya hebat, kepribadiannya luar biasa. Cara mereka menyentuh bola berbeda, mereka melakukan pala dan sebagainya. Level mereka tak sama."

    Dia menambahkan: "Saya tahu Manchester United telah mengawasinya selama lebih dari setahun."

    “Saya mengenal seorang pencari bakat Manchester United dengan sangat baik seperti yang biasa kami temui di pertandingan. Dia biasa memberi tahu saya bahwa klub mengirimnya beberapa kali untuk menonton pemain itu."

    Dia juga menjelaskan, tingginya harga untuk Traore sebagian karena mereka perlu mendapatkan izin kerja untuk pemain tersebut. "Biaya transfer tinggi, tetapi ada alasan di baliknya. Traore masih harus mendapatkan izin kerja karena dia belum bermain dengan timnasnya," tuturnya.

    "Klub harus memiliki alasan yang sah untuk membawanya ke Inggris. Salah satu alasannya adalah sang pemain berasal dari tim papan atas dan dengan Atalanta bermain di kompetisi internasional selama beberapa tahun terakhir, tidak ada masalah untuk membuktikannya."

    “Alasan kedua adalah label harga. Penandatanganan 40 juta euro berarti dia adalah investasi penting untuk klub. Jika biayanya 1 juta euro atau 2 juta euro, mungkin akan lebih sulit untuk mendapatkan izin kerja. Meski begitu, 40 juta euro masih merupakan uang yang banyak.”

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.