Liverpool dan Manchester United Usulkan Penyusutan Jumlah Tim Liga Inggris

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bek Liverpool Virgil van Dijk, mencetak gol ke gawang Manchester United dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 19 Januari 2020. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Bek Liverpool Virgil van Dijk, mencetak gol ke gawang Manchester United dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 19 Januari 2020. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, JakartaLiverpool dan Manchester United disebut siap mengusulkan penyusutan jumlah tim divisi utama Liga Inggris atau Liga Primer. Usulan tersebut akan dibahas pada pertemuan seluruh tim Liga Primer pada pekan ini.

    Menurut Daily Mail, rencana Liverpool dan Manchester United tersebut telah terkuak pada Ahad kemarin. Sehari setelahnya, pemilik Liverpool John Henry dan kompatriotnya Joel Glazer yang memiliki Manchester United, mengadakan pembicaraan untuk membahas rencana mereka dan juga hambatan dari petinggi klub Liga Inggris lainnya.

    Laporan itu menyebutkan bahwa Henry dan Glazer mengusulkan Premier League hanya diikuti oleh 18 tim saja, bukan 20 tim seperti saat ini. Pemangkasan jumlah tim yang disebut sebagai Proyek Big Picture tersebut, menurut mereka, dibutuhkan agar tim besar yang berlaga di Liga Champions bisa mendapatkan waktu lebih leluasa.

    Selain itu, pemangkasan jumlah tim tersebut juga disebut sebagai upaya untuk lebih meratakan pendapatan hak siar bagi tim-tim Liga Primer Inggris. Dengan begitu, tim-tim di papan bawah akan mendapatkan bagian pendapatan hak siar lebih besar ketimbang saat ini.

    Liverpool dan Manchester United juga mengusulkan agar Liga Primer memberikan kontribusi finansial lebih besar kepada divisi di bawahnya. Mereka mengusulkan kenaikan kontribusi finansial hingga sebesar 700 juta pound sterling setiap tahunnya, selain itu ada juga bantuan Covid-19 sebesar total 250 juta pound sterling yang mereka ajukan kepada tim-tim di divisi bawah.

    Menurut Daily Mail, rencana kedua klub itu sudah dibicarakan dengan para petinggi empat klub besar Liga Inggris lainnya. Pada Kamis pekan lalu, enam tim besar Liga Inggris yang terdiri dari Liverpool, Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal dan Tottenham Hotspur, menggelar pertemuan untuk membahas proyek tersebut.

    Mereka sebenarnya direncanakan untuk menggelar pertemuan pada Ahad kemarin namun dibatalkan menyusul bocornya proposal tersebut ke publik. Laporan tersebut menyebutkan bahwa keempat tim selain Manchester United dan Liverpool tak nyaman karena proposal tersebut telah lebih dulu bocor ke publik. Meskipun demikian, mereka disebut siap mendukung rencana itu meskipun tak akan menyatakan sikapnya ke muka umum.

    Bocornya proposal proyek tersebut, menurut Daily Mail, telah membuat keributan diantara para petinggi klub Liga Inggris lainnya. FA, PSSI-nya Inggris, pun mengambil tindakan untuk menggelar pertemuan darurat dengan seluruh petinggi klub.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.