Cristiano Ronaldo dan Menteri Olahraga Italia Saling Tuduh Telah Berbohong

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Juventus Cristiano Ronaldo. REUTERS/Alberto Lingria

    Pemain Juventus Cristiano Ronaldo. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, JakartaCristiano Ronaldo terlibat dalam pertengkaran publik dengan menteri olahraga Italia. Kedua pihak secara tidak langsung saling menuduh berbohong soal apakah pemain Juventus itu telah melanggar aturan kesehatan setelah dinyatakan positif Covid-19.

    "Perang" itu diawali Kamis, saat Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, mengatakan bahwa penyerang Juventus itu mungkin telah melanggar peraturan dengan terbang kembali ke Italia dari Portugal setelah dia dinyatakan positif Covid

    Dalam postingan media sosialnya, Jumat, Ronaldo membalas dan mengatakan dia telah melakukan segalanya sesuai dengan aturan.

    "Seorang pria di sini di Italia, yang namanya tidak akan saya sebutkan, mengatakan saya tidak mematuhi protokol. Itu bohong," kata Ronaldo dalam sebuah posting Instagram dari vila di Turin, tempat ia melakukan karantina.

    "Saya mengikuti semua protokol dan saya akan terus mengikutinya, hati nurani saya jelas. Semua yang saya lakukan adalah sah."

    Ronaldo, 35 tahun, dinyatakan positif Covid-19 pada hari Selasa ketika dia bersama skuad Portugal. Ia terbang kembali ke Italia dengan jet pribadi pada hari berikutnya.

    "Mereka mengatakan saya melanggar hukum Italia dan ini dan itu. Semua itu bohong, saya melakukan semuanya dengan benar," kata Ronaldo lagi.

    "Kami melakukan segalanya dengan cara yang benar - meninggalkan tim (Portugal), dengan ambulans udara, tiba di Turin. Saya tidak memiliki kontak dengan siapa pun."

    Tak lama setelah postingan pemain Juventus itu muncul, Spadafora kemudian menjawab dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Italia Ansa.

    "Ketenaran dan keterampilan pemain tertentu tidak seharunya membuat mereka menjadi sombong, tidak menghormati institusi dan berbohong," katanya.

    "Sebaliknya, semakin Anda dikenal, semakin Anda harus merasakan tanggung jawab untuk berpikir sebelum berbicara dan memberikan contoh yang baik."

    "Saya tidak akan melanjutkan masalah ini selamanya," kata Spadafora. "Saya tidak membicarakannya lagi dan saya ulangi harapan saya agar setiap orang yang dites positif sembuh dengan cepat."

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.