Real Madrid Vs Shakhtar Donetsk 2-3: Jovic, Marcelo dan Militao Dikritik

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Kekalahan 2-3 pada laga Real Madrid vs Shakhtar Donetsk di ajang Liga Champions Kamis dini hari tadi menghasilkan kritik pedas kepada tiga anak buah Zinedine Zidane: Luka Jovic, Marcelo dan Eder Militao. Ketiganya dianggap masih belum memiliki level permainan yang layak untuk berlaga di kompetisi tertinggi Eropa tersebut.

    Zidane memasang Eder Militao untuk menggantikan kapten Sergio Ramos yang mengalami cedera. Akan tetapi Militao dinilai gagal menggantikan peran Ramos yang biasanya menjadi palang pintu tangguh di depan gawang Thibaut Courtois.

    Media Spanyol Marca menilai bek asal Brasil itu berperan besar atas tiga gol yang bersarang ke gawang Real Madrid. Pada gol pertama, dia tak berada dalam posisinya sehingga membuat penyerang Shakhtar Donetsk, Tete, tak terkawal saat menyambut umpan Viktor Korniyenko.

    Pada gol kedua, tendangan Tete sempat membentur tubuh Militao sehingga membuat Courtois tak bisa mengamankan bola dengan sempurna. Bola muntah pun akhirnya membentur tubuh Raphael Varane yang berujung menjadi gol bunuh diri.

    Pada gol ketiga, Militao juga telat kembali ke posisinya saat Shakhtar Donetsk melakukan serangan balik cepat. Alhasil Manor Solomon dengan leluasa menyambar umpan Tete dan membuat Real Madrid tertinggal 0-3 pada akhir babak pertama.

    "Dia terlihat berada dalam jangkauan kamera saat terjadinya tiga gol Shakhtar, tetapi sangat jauh dari bola dan dia hanya berlari kecil saat gol ketiga terjadi," tulis Marca.

    Bek sayap Marcelo juga mendapat kritikan pedas. Kompatriot Militao itu dinilai semakin membuktikan bahwa dirinya tak bisa diandalkan membantu pertahanan Real Madrid meskipun banyak terlibat dalam membantu lini serang.

    "Dia tak bisa lagi diandalkan di lini belakang. Terlihat tak berada di posisinya beberapa kali pada babak kedua meskipun lebih terlibat dalam serangan saat Los Blancos mengejar ketertinggalan," kata Marca.

    Pilihan Zinedine Zidane untuk memainkan Luka Jovic juga mendapat kritikan. Menurut Marca, penyerang asal Serbia itu tak sedikit pun mampu membayar kepercayaan tersebut meskipun menghadapi Shakhtar Donetsk yang di atas kertas berada di bawah Real Madrid.

    Zidane memang menghadapi masalah cedera pemain untuk menghadapi laga ini. Di lini depan dia kehilangan Mariano Diaz dan Eden Hazard yang mengalami cedera sementara Karim Benzema dan Vinicius Junior hanya bermain pada babak kedua.

    Di lini belakang, Real Madrid sebenarnya masih memiliki Nacho Fernandez yang lebih berpengalaman ketimbang Militao. Akan tetapi Fernandez justru tak dimainkan pada laga tersebut.

    Kekalahan tersebut membuat Real Madrid saat ini menduduki posisi juru kunci klasemen Grup B Liga Champions. Shakhtar Donetsk secara mengejutkan berada di puncak klasemen setelah Inter Milan ditahan imbang Borussia Monchengladbach pada laga lainnya.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diego Maradona dan Tangan Tuhan

    Sosok Diego Maradona yang kontroversial tidak dapat dipisahkan dari gol yang disebut-sebut orang sebagai gol Tangan Tuhan.