5 Catatan Penting Setelah El Clasico Barcelona Vs Real Madrid Berakhir 1-3

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya pemain Real Madrid, Sergio Ramos saat berselebrasi setelah menjebol gawang Getafe dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Stadion Afredo Di Stefano, Spanyol, 2 Juli 2020. Kemenangan itu membuat tim besutan Zinedine Zidane kini menduduki puncak klasemen dengan koleksi 74 poin, unggul empat poin di atas juara bertahan Barcelona (70). REUTERS/Sergio Perez

    Gaya pemain Real Madrid, Sergio Ramos saat berselebrasi setelah menjebol gawang Getafe dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Stadion Afredo Di Stefano, Spanyol, 2 Juli 2020. Kemenangan itu membuat tim besutan Zinedine Zidane kini menduduki puncak klasemen dengan koleksi 74 poin, unggul empat poin di atas juara bertahan Barcelona (70). REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid pada Sabtu malam tadi berakhir dengan skor 1-3. Laga ini membuat lima catatan penting yang menarik untuk dilihat.

    Bermain di Stadion Camp Nou, markas Barcelona, Real Madrid sempat unggul lewat gol Federico Valverde pada menit ke-5. Ansu Fati sempat membuat kedudukan kembali unggul tiga menit berselang.

    Skor 1-1 menutup babak pertama. Real Madrid mencetak dua gol berikutnya lewat penalti Sergio Ramos pada menit ke-63 dan gol pemain pengganti Luka Modric pada menit terakhir pertandingan.

    Laga ini pun diwarnai oleh setidaknya lima catatan penting, berikut catatan tersebut:

    1. Kontroversi Penalti Sergio Ramos

    Gol penalti Sergio Ramos dianggap kontroversial. Keputusan wasit Juan Martinez Munuera dianggap salah karena Ramos dan Clement Lenglet disebut terlibat aksi saling tarik baju.

    Hanya saja Ramos terlihat lebih dulu melepas baju Lenglet sementara bek Barcelona tersebut melakukan tarikan yang dianggap membuat Ramos tak mampu menjangkau umpan silang.

    Mantan wasit Liga Spanyol, Andujar Oliver, pun menilai tarikan baju Lenglet itu sebenarnya terlalu lemah untuk dianggap sebagai sebuah pelanggaran. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, menilai keputusan penalti itu mengubah jalannya pertandingan bagi mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menekan Penularan Covid-19 di Lokasi Wisata

    Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 pada liburan akhir tahun dengan beberapa upaya. Berikut detailnya.