Arsenal Vs Leicester City, 5 Pemain The Gunners Ini Bakal Absen

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Arsenal atas gol pembuka Bukayo Saka dalam pertandingan Liga Premier melawan Sheffield United di Stadion Emirates, London, Inggris, Ahad, 4 Oktober 2020. REUTERS/Neil Hall

    Selebrasi pemain Arsenal atas gol pembuka Bukayo Saka dalam pertandingan Liga Premier melawan Sheffield United di Stadion Emirates, London, Inggris, Ahad, 4 Oktober 2020. REUTERS/Neil Hall

    TEMPO.CO, JakartaArsenal mengonfirmasi bahwa lima pemainnya bakal absen saat pertandingan menghadapi Leicester City di Stadion Emirates dalam lanjutan Liga Inggris, Senin dini hari WIB, 26 Oktober.

    Willian menjadi salah satu dari lima pemain yang tidak tersedia untuk pertandingan akhir pekan ini karena cedera betis. Sejak pindah dari Chelsea ke Arsenal, gelandang asal Brasil ini selalu menjadi pilihan utama pelatih Mikel Arteta.

    Baca juga: Jadwal Bola Ahad Malam Ini: Juventus vs Verona Live RCTI, Arsenal vs Leicester

    The Gunners yang tengah berupaya kembali ke jalur kemenangan Liga Inggris setelah kekalahan 1-0 di Manchester City akhir pekan lalu, juga bakal kehilangan bek tengah Rob Holding. Dia mengalami cedera hamstring saat menjalani pemanasan akhir pekan lalu dan diperkirakan perlu waktu pemulihan selama tiga pekan.

    Penyerang Gabriel Martinelli juga akan absen. Dia mengalami cedera lutut. Selain itu, Pablo Mari dan Calum Chambers sama-sama absen lama karena menderita cedera musim lalu.

    Setelah kalah melawan City, Arsenal bangkit dan dapat memenangkan pertandingan melawan Rapid Wien dalam lanjutkan Liga Europa pada pertengahan pekan kemarin. Meski sempat tertinggal, skuad asuhan Mikel Arteta menang 2-1.

    Baca juga: Rapid Wien Vs Arsenal 1-2, Mikel Arteta Puji Penampilan Thomas Partey Fantastis

    Arteta melihat timnya memberikan respons yang baik dengan kemenangan atas Rapid Wien dan itu menjadi momentum menjelang kunjungan Leicester City.

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.