Zlatan Ibrahimovic Puncaki Top Skor Liga Italia, Tinggalkan Cristiano Ronaldo

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic, melakukan selebrasi setelah membobol gawang AS Roma dalam pertandingan Liga Italia Serie A di San Siro, Milan, 27 Oktober 2020. REUTERS/Daniele Mascolo

    Penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic, melakukan selebrasi setelah membobol gawang AS Roma dalam pertandingan Liga Italia Serie A di San Siro, Milan, 27 Oktober 2020. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, JakartaZlatan Ibrahimovic memuncaki daftar top skor Liga Italia untuk sementara waktu. Dua gol yang dia ciptakan pada laga AC Milan vs AS Roma membuat dia kini telah mengemas enam gol dari lima laga.

    Sukses Zlatan Ibrahimovic tersebut terasa sempurna karena AC Milan saat ini pun memuncaki klasemen Liga italia dengan torehan 13 angka dari lima laga, unggul dua angka dari Napoli.

    Dua gol itu membuat Ibrahimovic meninggalkan para pesaingnya seperti penyerang Inter Milan Romelu Lukaku, penyerang Torino Andrea Belotti dan penyerang Sassuolo Francesco Caputo yang baru mencetak lima gol.

    Sementara penyerang Juventus Cristiano Ronaldo tertinggal jauh dengan baru mencetak 3 gol. Ronaldo baru bermain pada dua pertandingan musim ini setelah dia divonis positif Covid-19 dan harus absen dalam tiga laga terakhir Juventus.

    Berikut daftar top skor Liga Italia hingga pekan keenam:

    6 gol
    Zlatan Ibrahimovic (AC Milan)

    5 gol
    Andrea Belotti (Torino)
    Francesco Caputo (Sassuolo)
    Romelu Lukaku (Inter Milan)

    4 gol
    Alejandro Dario Gomez (Atalanta)
    Fabio Quagliarella (Sampdoria)
    Gaetano Castrovilli (Fiorentina)
    Giovanni Simeone (Cagliari)
    Hirving Lozano (Napoli)
    Jordan Veretout (AS Roma)

    3 Gol
    Cristiano Ronaldo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.