Solskjaer Mengklaim Manchester United Kini Punya 4 Formasi yang Siap Dimainkan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjr. Pool via REUTERS/Oli Scarff

    Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjr. Pool via REUTERS/Oli Scarff

    TEMPO.CO, Jakarta - Ole Gunnar Solskjaer mengklaim bahwa Manchester United kini mempunyai lebih banyak opsi di lapangan. Pilihan yang ada sekarang, menurut dia, adalah yang terbanyak sejak mengantikan Jose Mourinho pada Desember 2018 lalu.

    Manchester United sering tampil dengan berbeda-beda formasi di setiap pertandingan. Bentuk terbaru yang mereka mainkan memberikan efek baik.

    Pelatih Norwegia itu menyebut timnya memiliki empat formasi yang siap dimainkan dan mengeksekusi rencana taktis apa pun.

    Ahad malam ini, United akan menghadapi Arsenal, untuk melanjutkan rekor tak terkalahkan dalam empat pertandingan beruntun mereka, dimulai dari kemenangan 2-1 di markas Paris Saint-Germain pada laga pembuka Liga Champions. Terakhir, pasukan Solskjaer menang 5-0 atas tim Bundesliga RB Leipzig di Liga Champions.

    Baca juga: Manchester United vs Arsenal, Solskjaer incar Kemenangan di Laga Ke-100

    Solskjaer mengaku saat ini dia menikmati kemewahan yang dimiliki timnya setelah menguji sistem baru dengan memainkan Donny van de Beek di depan. Ketika diturunkan, pemain internasional Belanda itu membelah Leipzig menjadi berkeping-keping.

    "Saya pikir musim lalu kami menempatkan banyak pekerjaan pada prinsip kami dan cara kami ingin bermain, kami memiliki dasar untuk memainkannya dengan dua gelandang tengah. Musim ini kami telah menambahkan kualitas dalam skuad dengan Edinson Cavani, Donny dan Alex Telles,” kata Solskjaer.

    “Paul Pogba dan Marcus Rashford sekarang sudah kembali fit sehingga kami memiliki lebih banyak opsi dan kami memiliki lebih banyak opsi secara taktis."

    “Jika kami ingin memainkan 4-3-3, 3-4-3 atau 3-5-2, saya pikir kami memiliki lebih banyak opsi daripada sebelumnya.”

    Sebelumnya sejumlah pakar mengatakan bahwa Pogba dan Bruno Fernandes tidak dapat beroperasi secara efektif dalam tim yang sama. Pernyataan itu ditepis oleh Solskjer. Ia menegaskan hal itu tidak masalah.

    "Pemain bagus selalu bisa bermain bersama jika ada keseimbangan dalam tim," ujarnya.

    "Anda tidak bisa memainkan 10 penyerang terbaik dalam tim bersama-sama. Tentu saja Anda membutuhkan keseimbangan dan itulah yang sedang kami upayakan."

    Baca juga: Man United Vs Arsenal, Solskjaer Disarankan Turunkan Rashford Sebagai Pengganti

    Manchester United gagal mendapatkan target utama mereka pada bursa transfer musim panas lalu, Jadon Sancho dari Borussia Dortmund. Solskjaer pun sempat mendapat kritik dari kegagalannya memboyong pemain internasional Inggris itu.

    Menanggapi soal itu, Solskjaer mengaku senang dengan pemain yang mereka dapatkan pada bursa transfer kemarin. Menurut dia, mereka telah memberikan dorongan kompetitif di timnya.

    "Saya pikir kami telah menandatangani kontrak dengan baik, saya sangat senang dengan perekrutan yang kami lakukan, saya pikir semuanya memberikan dampak," ucapnya. “Mereka adalah pemain yang kami targetkan untuk sementara waktu dan saya senang dengan mereka."

    “Anda ingin persaingan memperebutkan tempat dan Anda ingin para pemain tahu bahwa ada seseorang yang dapat menggantikan saya," kata Solskjaer.

    Baca juga: Manchester United Vs Arsenal, Mikel Arteta Berambisi Menang di Old Trafford

    "Dan, Anda ingin pemain yang bisa mengatasi tekanan itu, itu yang harus Anda lakukan jika Anda bagian dari Man United. Alex Telles bermain sangat bagus di Paris dan saya pikir Luke Shaw juga bermain sangat bagus dalam beberapa pertandingan terakhir, itulah kompetisi yang Anda inginkan," pelatih Manchester United ini menambahkan.

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?