Juventus Bantai Spezia 4-1, Ronaldo Sumbang Dua Gol

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Spezia pada pertandingan Liga Italia yang dimainkan Stadion Dino Manuzzi, Cesena, Minggu, 1 November 2020. (ANTARA/AFP/VINCENZO PINTO)

    Penyerang Juventus Cristiano Ronaldo merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Spezia pada pertandingan Liga Italia yang dimainkan Stadion Dino Manuzzi, Cesena, Minggu, 1 November 2020. (ANTARA/AFP/VINCENZO PINTO)

    TEMPO.CO, JakartaCristiano Ronaldo mengemas dua gol pada laga perdananya, Minggu 1 November 2020, setelah absen karena terinfeksi Covid-19. Dua gol disumbangkannya untuk kemenangan telak Juventus atas Spezia, 4-1, di Stadiun Dino Manuzzi, Cesena.

    Spezia menjadi korban Juventus yang mengakhiri puasa kemenangan sepanjang dua laga berturut-turut. Kemenangan itu membawa Juve naik ke peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan 12 poin, sedangkan Spezia tertahan pada posisi ke-16 dengan lima poin.

    Gol yang dibukukan Alvaro Morata pada menit ke-16 membawa Juve unggul terlebih dahulu sebelum Spezia menyamakan kedudukan berkat gol Tommaso Pobega pada menit ke-32. Untuk gol Morata, wasit sempat melakukan peninjauan VAR untuk menyelidiki kemungkinan offside sebelum akhirnya mengesahkannya. 

    Ronaldo yang masuk sebagai pemain pengganti lalu merestorasi keunggulan Juve pada menit ke-59. Dia meliuk-liuk melewati pemain bertahan dan kiper Spezia sebelum memasukkan bola ke gawang yang kosong.

    Adrien Rabiot mengemas gol ketiga Bianconerri pada menit ke-68 sebelum Ronaldo mengeksekusi tendangan pinalti pada menit ke-77. Hadiah pinalti diberikan wasit kepada Juventus setelah Paolo Bartolomei melanggar Federico Chiesa di kotak terlarang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.