Ini Daftar 12 Pemain yang Pernah Memperkuat Real Madrid dan Inter Milan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid, Karim Benzema menahan bola saat dihadang oleh pemain Borussia Moenchengladbach, Matthias Ginter dalam penyisihan grup B Liga Champions, di Borussia-Park, Moenchengladbach, Jerman, 27 Oktober 2020. REUTERS/Uwe Kraft

    Pemain Real Madrid, Karim Benzema menahan bola saat dihadang oleh pemain Borussia Moenchengladbach, Matthias Ginter dalam penyisihan grup B Liga Champions, di Borussia-Park, Moenchengladbach, Jerman, 27 Oktober 2020. REUTERS/Uwe Kraft

    3. Christian Panucci

    Christian Panucci diboyong Fabio Capello dari AC Milan ke Real Madrid saat si pelatih memutuskan pindah klub pada awal musim 1996-1997. Panucci tercatat sebagai pesepakbola Italia pertama yang memperkuat Real Madrid.

    Capello saat itu menginginkan Real Madrid memiliki dua bek sayap yang kuat, Panucci di sisi kanan dan Roberto Carlos di sisi kiri. Pada musim pertamanya, Panucci langsung mempersembahkan Piala Super Spanyol dan gelar juara Liga Spanyol.

    Sayangnya bulan madunya dengan Real Madrid berakhir setelah Capello ke AC Milan di penghujung musim itu. Jupp Heynckes, Guus Hiddink dan John Toshack yang menjadi pelatih Real Madrid setelahnya tak menjadikan Panucci sebagai pilihan utama.

    Dia ikut membawa Real Madrid menjuarai gelar juara Liga Champions musim 1997-1998 sebelum akhirnya memutuskan hengkang ke Inter Milan pada 1999.

    Di Inter Milan, Panucci juga gagal menunjukkan performa terbaiknya. Konflik dengan Pelatih Marcelo Lippi sempat membuat Panucci dipinjamkan ke Chelsea dan AS Monaco sebelum akhirnya hengkang secara permanen ke AS Roma pada 2001.

    4. Clarence Seedorf

    Clarance Seedorf merupakan salah satu pemain hebat yang pernah disia-siakan Real Madrid. Didatangkan dari Sampdoria pada 1996, Seedorf sebenarnya cukup sukses membawa Los Galacticos meraih gelar juara Liga Spanyol di musim pertamanya.

    Pada musim keduanya dia pun mempersembahkan gelar juara Liga Champions. Akan tetapi Pelatih Real Madrid, Guus Hiddink tampak tak puas dengan performa pria asal Belanda tersebut.

    Clarence Seedorf. REUTERS/Alessandro Garofalo

    Real Madrid sempat disebut ingin membarter Seedorf dengan Zinedine Zidane dari Juventus pada akhir musim 1998-1999. Akan tetapi kedua klub batal mencapai kesepakatan dan akhirnya Seedorf dilego ke Inter Milan pada bursa transfer musim dingin 1999.

    Di Inter Milan, Seedorf pun langsung membuktikan kualitasnya. Dia membantu Inter Milan mencapai final Coppa Italia musim itu. Sayangnya Inter Milan kalah 1-2 dari Lazio pada partai final itu. Satu-satunya gol Inter diciptakan oleh Seedorf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto