Top Skor Liga Champions 2020/21 hingga Matchday Ketiga

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Juventus Alvaro Morata. REUTERS/Ciro De Luca

    Pemain Juventus Alvaro Morata. REUTERS/Ciro De Luca

    TEMPO.CO, JakartaAlvaro Morata (Juventus) dan Erling Braut Haaland (Borussia Dortmund) menyodok ke puncak daftar top skor sementara Liga Champions 2020/2021 hingga matchday ketiga fase grup Kamis dini hari WIB.

    Morata dan Haaland sama-sama mencetak dua gol pada pertandingan ketiga itu sehingga total mengoleksi empat gol dan berada di puncak peringkat pemain tersubur bersama Marcus Rashford (Manchester United) dan Diogo Jota (Liverpool).

    Morata mencetak dua gol ketika Juventus meraih hasil positif ketika bertamu ke markas Ferencvaros, Kamis dini hari WIB. Tim arahan Andrea Pirlo itu sukses meraih poin penuh usai menang telak 4-1 pada laga ketiga Grup G.

    Sementara itu, penyerang Norwegia Erling Haaland menyumbang dwigol saat Borussia Dortmund menang 3-0 di kandang Club Brugge, pada pertandingan putaran ketiga Grup F yang dimainkan di Stadion Jan Breydel, Brugge, Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB.

    Daftar top skor sementara Liga Champions 2020-2021:

    4 gol: Marcus Rashford (Manchester United), Diogo Jota (Liverpool), Alvaro Morata (Juventus), Erling Haaland (Borussia Dortmund)

    3 gol: Duvan Zapata (Atalanta), Alassane Plea (Mönchengladbach), Ferran Torres (Manchester City), Lionel Messi (Barcelona), Timo Werner (Chelsea),

    2 gol: Ousmane Dembele (Barcelona), Kingsley, Coman (Bayern), Leon Goretzka (Bayern), Moise Kean (Paris), Ilkay Gundogan (Manchester City), Marcus Thuram (Mönchengladbac), Angelino (Leipzig), Romelu Lukaku (Inter), Joao Felix (Atlético), Dominik Szoboszlai (Salzburg), Anton Miranchuk (Lokomotiv), Ramy Bensebaini (Mönchengladbach).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.