Eks Pemain Persija, Bambang Pamungkas Pilih Jadi Pemain Daripada Manajer Klub

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Tim Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. persija.id

    Manajer Tim Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. persija.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengaku lebih menyukai masa-masa ketika dirinya masih menjadi pemain ketimbang manajer klub sepak bola seperti saat ini.

    Menurut Bambang, lebih nyaman menjadi seorang pemain karena bisa masuk lapangan dan menentukan hasil pertandingan. Sementara, manajer hanya bisa memantau permainan dari luar lapangan dengan rasa deg-degan luar biasa yang kerap dirasakan selama pertandingan berlangsung.

    "Kalau pemain, kita bisa praktik di lapangan kemudian ikut menentukan hasil pertandingan. Kalau manajer kan tidak," kata Bambang saat menjadi pembicara dalam konferensi pers virtual "Pembukaan Biskuat Academy 2020", Kamis, 5 November 2020.

    "Kita tahu strateginya tapi tidak bisa ikut mengaplikasikannya di lapangan sehingga ada deg-degan dan deg-degannya lebih daripada ketika ada di lapangan," kata dia menambahkan.

    Pesepak bola Persija Jakarta Bambang Pamungkas (tengah) mengangkat kostum miliknya yang dibingkai usai melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa 17 Desember 2019. Dalam laga tersebut Bambang Pamungkas mengakhiri karirnya di sepak bola sebagai pemain. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Setelah berkarier sebagai pemain sepak bola selama 20 tahun, Bambang memutuskan pensiun. Dia kemudian menjadi manajer Persija. Baginya, berprofesi sebagai manajer klub adalah hal baru.

    Ketika berdiri di luar lapangan sebagi manajer, tak jarang dia membayangkan seandainya berada di lapangan, ia bisa memberikan perubahan, menciptakan gol, dan mengubah hasil pertandingan menjadi lebih baik.

    “Sebenarnya saya tidak suka kalau di luar lapangan... terkadang ada perasaan ‘kalau saya ada di sana pasti bisa begini',” ucapnya.

    Ketika ditanya soal kemungkinan dia menjadi komentator pertandingan sepak bola, Bambang mengatakan dirinya masih perlu belajar. Alasannya, dia tidak pernah menonton pertandingan sepak bola kecuali pertandingan Inter Milan. Selain itu, ia mengaku tidak cukup percaya diri tampil di depan kamera.

    “Saya harus banyak belajar dulu. Saya jujur tidak begitu rileks kalau di depan kamera jadi harus banyak belajar,” ucap mantan pemain timnas Indonesia ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H