5 Catatan Penting dari Kekalahan 1-4 Real Madrid atas Valencia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Real Madrid. REUTERS/Javier Barbancho

    Real Madrid. REUTERS/Javier Barbancho

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari yang buruk buat Real Madrid. Tim asuhan Zinedine Zidane takluk 1-4 di kandang Valencia, Mestalla, dalam lanjutan Liga Spanyol pekan kesembilan, Senin dinihari WIB, 9 November 2020.

    Keunggulan Madrid lewat gol Karim Benzema, sirna oleh tiga penalti Carlos Soler dan satu gol bunuh diri Raphael Varane.

    Ini sejumlah catatan dari kekalahan Madrid tersebut:

    Pilihan Zidane Dipertanyakan

    Pilihan pemain yang diturunkan Zinedine Zidane di laga itu dipertanyakan. Media Spanyol, Marca, misalnya mengulas dengan menyatakan bahwa pelatih Prancis itu terbawa egonya sehingga timnya berujung kekalahan. Sorotan itu terutama di tujukan pada putusan Zidane untuk menurunkan Marcelo di posisi bek kiri. Ferland Mendy, yang tak tampil di laga itu, dinilai lebih pantas bermain.

    Senjakala Marcelo

    Pemain Real Madrid Marcelo. REUTERS/Paul Hanna

    Marcelo, 32 tahun, sebelumnya dianggap sebagai pemain terbaik untuk posisi bek kiri. Tapi, kini kejayaannya mulai sirna. Laga demi laga yang dijalani musim ini, menunjukkan bahwa dia seperti sudah kehilangan sihirnya. Saat dia bermain, Real Madrid kalah tiga kali dalam lima laga. Dalam laga di kandang Valencia, performanya bahkan dianggap sangat buruk.

    Baca: 5 Masalah Arsenal yang Dipermalukan Aston Villa 0-3

    Menurut Marca, ia kerap salah posisi sehingga bek Madrid lain harus bekerja dua kali lipat lebih keras. Ia melakukan pelanggaran tak perlu yang berujung penalti. Performa buruk Marcelo dinilai media itu bukan kebetulan, tetapi sudah menjadi sebuah tren.

    Selanjutnya: Cedera Messi, Kerapuhan Lini Belakang, dan Evaluasi Zidane


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.