Leicester City Diprediksi Bisa Kembali Rebut Gelar Juara Liga Inggris

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Leicester City Jamie Vardy, mencetak gol ke gawang Leeds United dalam pertandingan Liga Inggris di Elland Road, Leeds, 3 November 2020. Pool via REUTERS/Peter Powell

    Penyerang Leicester City Jamie Vardy, mencetak gol ke gawang Leeds United dalam pertandingan Liga Inggris di Elland Road, Leeds, 3 November 2020. Pool via REUTERS/Peter Powell

    TEMPO.CO, Jakarta - Keberhasilan Leicester City merebut puncak klasemen Liga Inggris menjadi pembicaraan hangat di berbagai media negeri Ratu Elizabeth tersebut. Perdebatan soal apakah mereka bisa kembali meraih gelar juara seperti pada musim 2015-2016 pun mencuat ke permukaan.

    Dalam diskusi empat pengamat Liga Inggris yang dilakukan oleh media Daily Mail, dua diantara pakar tersebut memprediksi Leicester City bisa mengulang kisah sukses tersebut.

    Ian Herbert, jurnalis Daily Mail yang menjadi salah satu panelis, menilai Leicester City cukup kuat untuk meraih gelar juara musim ini. Dia menilai, kondisi saat ini cukup mirip seperti pada musim 2015-2016 dimana tim-tim besar mengalami kemerosotan performa.

    Dia pun menilai Leicester City saat ini banyak diisi oleh pemain muda yang memiliki energi tinggi. Selain itu, skuad asuhan Brendan Rodgers juga dinilai sudah menemukan pengganti sempurna Riyad Mahrez untuk tandem Jamie Vardy di lini depan.

    "Saya kira mereka (Leicester City) bisa (meraih gelar juara Liga Inggris). Banyak hal yang memihak mereka. Liverpool sangat rentan di lini belakang tanpa Virgil van Dik, yang itu merupakan pemain utama mereka," kata dia.

    "Manchester City dihantui performa terbaik mereka, dengan manajer yang mungkin akan menjadi bulan-bulanan jika dia tak menentukan komitmennya pada Januari nanti."

    "Spurs mungkin yang terbaik (untuk jadi pesaing Leicester City)."

    "Leicester memiliki para pemain muda. Ini memberikan mereka energi. Mereka juga memiliki Vardy dan Harvey Barnes, Batman dan Robin dalam skema permainan serangan balik."

    "Mereka memiliki pertahanan yang lebih baik dari musim lalu. Akan butuh angka yang lebih sedikit (ketimbang musim lalu) untuk memenangkan liga musim ini. Leicester mungkin akan bisa melakukan itu."

    Pendapat Herbert itu diamini rekannya, Matt Barlow. Sama seperti Herbert, Barlow juga menilai Leicester City bisa menyodok ke puncak klasemen dan menjuarai Liga Inggris dengan penampilan buruk yang ditunjukkan tim-tim besar.

    Barlow juga menilai Rodgers berhasil meramu kekuatan yang seimbang di Leicester City saat ini. Menurut dia, peluang Leicester City untuk meraih gelar juara bisa terganggu jika para pemain pentingnya mengalami cedera.

    "Ya, kenapa tidak? Seperti di 2016 ketika klub-klub besar buruk dan Vardy sedang bagus-bagusnya," kata Barlow.

    "Rodgers bisa menciptakan tim dengan keseimbangan yang bagus. Logikanya, selama satu musim, cedera dan kelelahan akan merugikan tim-tim kuat dan akan ada tim yang bisa muncul ke puncak."

    "Leicester City pernah diremehkan, tetapi meremehkan kekuatan mereka lagi akan menjadi suatu kebodohan."

    Sementara dua mantan pesepakbola Liga Inggris, Chris Sutton dan Micah Richards meragukan Leicester City akan kembali menjuarai Liga Inggris. Sutton menilai Leicester memiliki peluang untuk menjuarai Liga Inggris sama seperti Chelsea, tetapi dia menilai hal itu tak mungkin terjadi.

    "Bisakah Leicester City memenangkan liga? Tentu mereka bisa. Chelsea juga bisa. Tetapi apakah mereka akan memenangkah liga? Tidak," kata Sutton.

    "Saya mendukung Manchester City pada prediksi saya di awal musim dan saya masih berpegangan pada itu saat ini."

    Sementara Micah Richards menilai tiga tim kandidat juara Liga Inggris musim ini adalah Liverpool, Manchester City dan Tottenham Hotspur. Menurut dia, Leicester City kemungkinan besar hanya akan menjadi pelengkap di empat besar.

    "Tidak, saya tak yakin akan ada dongeng seperti itu lagi (musim 2015-2016). Bukannya saya tidak menghormati Leicester. Mereka tim yang hebat, tetapi gelar juara akan diperebutkan antara Liverpool, City dan Spurs."

    "Leicester City akan mendapat masalah jika kehilangan Jamie Vardy untuk waktu yang lama, tetapi jika dia terus buga, saya bisa melihat mereka di posisi empat besar di akhir musim."

    Leicester City memuncaki klasemen Liga Inggris saat ini dengan perolehan 18 angka dari hasil enam kemenangan pada delapan laga awal musim ini. Mereka unggul satu angka saja dari Tottenham Hotspur dan Liverpool yang berada di posisi kedua dan ketiga.

    Jamie Vardy cs memang tampil cukup meyakinkan pada awal musim ini. Pasalnya mereka berhasil meraih kemenangan penting atas dua tim papan atas Liga Inggris, Manchester City dan Arsenal. 

    Selain itu, Leicester City juga tercatat sebagai salah satu tim yang paling sedikit kebobolan sejauh ini dengan torehan sembilan gol. Jamie Vardy juga menjadi salah satu pemain yang memuncaki daftar pencetak gol terbanyak sementara.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.