Liverpool vs Leicester City 3-0, Brendan Rodgers Sebut Timnya Terlalu Pasif

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Leicester City Brendan Rodgers. Reuters/Paul Childs

    Pelatih Leicester City Brendan Rodgers. Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, JakartaLeicester City harus mengakui keunggulan Liverpool saat bermain tandang dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield pada Ahad malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB, 23 November. Pasukan Brendan Rodgers kebobolan tiga gol tanpa bisa mencetak satu pun gol balasan.

    Dalam laga itu, Diogo Jota mencetak gol lewat sundulan di babak pertama, menit ke-41 untuk menambah keunggulan setelah gol bunuh diri Jonny Evans di menit ke-21. Gol ketiga tuan rumah diciptakan melalui sundulan kepala Roberto Firmino menjelang menit akhir, menit ke-86.

    Baca juga: Liverpool vs Leicester City 3-0, The Reds Pecahknan 2 Rekor Sekaligus

    Penyerang Liverpool Roberto Firmino, mencetak gol ke gawang Leicester City dalam pertandingan Liga Inggris di Anfiled, Liverpool, 23 November 2020. Pool via REUTERS/Peter Powell

    Jamie Vardy yang menjadi momok bagi tim-tim besar sejak 2014, nyaris tak memiliki catatan apa pun, apalagi peluang untuk menguji gelandang bertahan Liverpool, Fabinho yang baru pulih dari cedera hamstring atau bek Joel Matip.

    "Di babak pertama, kami terlalu pasif dalam permainan dan biasanya tidak seperti itu. Kami tidak cukup agresif dalam bertahan dan ketika Anda seperti itu berarti Anda tidak begitu bagus dengan bola antara," kata Brendan Rodgres seusai pertandingan, seperti dikutip dari Sky Sports.

    "Saya merasa babak pertama, kami terlalu banyak mencari umpan terobosan setiap kali kami harus melakukan umpan."

    "Kami masih memiliki peluang bagus ketika Harvey (Barnes) masuk, dan itu peluang besar di level ini," ucap Rodgers.

    Penyerang Liverpool Diogo Jota, mencetak gol ke gawang Leicester City dalam pertandingan Liga Inggris di Anfiled, Liverpool, 23 November 2020. Pool via REUTERS/Jon Super

    "Itu tidak berhasil bagi kami. Babak kedua jauh lebih baik dan kami harus menunggu untuk mengubahnya. Kami kemudian jauh lebih agresif dalam permainan tetapi kemudian kebobolan gol dari bola mati."

    "Pada dasarnya kami kuat di area itu (mempertahankan bola mati) jadi itu adalah sesuatu yang harus kami analisis. Untuk gol ketiga, kami harus lebih kuat dan membuatnya lebih sulit."

    Rodgers membandingkan dengan situasi saat timnya dikalahkan Liverpool 4-0 di kandang pada akhir 2019 lalu, dengan kekalahan di markas The Reds kali ini.

    "Ketika kami kalah dalam pertandingan kandang 4-0, itu sangat mengecewakan. Tapi, yang ini sangat mudah untuk dianalisis dan kami akan bergerak untuk melihat apa yang bisa kami lakukan agar bisa menjadi lebih baik saat menghadapi mereka nanti," ujarnya.

    Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Liverpool vs Leicester City 3-0

    Kedua tim akan kembali berhadapan dalam lanjutan Liga Inggris pada 13 Februari 2021. Duel Leicester City vs Liverpool akan digelar di King Power Stadium.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.