Sistem IT Manchester United Diserang Hacker, Penyelidikan Masih Berjalan

Reporter

Manchester United. REUTERS/Toby Melville

TEMPO.CO, Jakarta - Sistem IT Manchester United lumpuh sudah lebih dari sepekan ini, karena adanya serangan dari hacker. Saat ini penyelidikan masih berjalan untuk menemukan hal sensitif yang mungkin dimiliki peretas.

Ada kekhawatiran materi rahasia mengenai target pemain dan misi pengawasan yang sedang berjalan. Ahli cyber forensik dikerahkan untuk menemukan rahasia klub yang mungkin diambil peretas.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa peretas meminta tebusan jutaan pound sterling dari United agar informasi rahasia tidak bocor. Namun, pejabat klub menolak permintaan itu.

Saat ini Man United masih keteteran dengan gangguan ini karena seluruh sistem email klub dinonaktifkan lebih dari sepekan setelah serangan itu.

Situasi ini berdampak pada operasi kepanduan global United dengan jendela transfer Januari yang akan mulai dibuka beberapa pekan lagi, serta mengganggu perencanaan lanjutan yang sedang berlangsung untuk aktivitas pemain musim panas mendatang.

Baca juga: Manchester United, Liverpool, Real Madrid Bersaing Kejar Samuel Chukwueze

Seperti semua klub papan atas, United mengoperasikan sistem online yang dipesan lebih dulu berdasarkan data analisis dan video.

Sistem tersebut kini diyakini menjadi bagian dari penyelidikan forensi yang sedang berlangsung.

Semua detail tentang target pemain jangka panjang dan pendek yang aktif disimpan dalam file di dalam sistem dan diperkirakan digabung dengan detail data pribadi sensitif skuad mereka, diduga menjadi target peretas.

Jon Nicholls, pimpinan pakar keamanan jaringan Check Point yang menelusuri insiden itu, memuji langkah United yang merespons serangan itu dengan cepat. Ia mengatakan, insiden itu menjadi bukti adanya tren yang mengkhawatirkan bagi klub-klub besar.

"Tidak jelas jenis serangan yang menghantam klub, tetapi karena pernyataan mereka menyebut bahwa itu mematikan sistem yang terpengaruh untuk menampung kerusakan dan melindungi data, ini menunjukkan ransomware."

"Dan mungkin serangan pemerasan ganda di mana penyerang mencuri data dengan ancaman membocorkannya, serta mengenkripsinya untuk mengganggu operasi," kata Nicholls.

"Ini adalah tren yang berkembang pesat di tahun 2020, dan organisasi seperti klub sepak bola adalah target utama karena sistem mereka menyimpan detail dari ratusan ribu orang termasuk penggemar, karyawan, pemain, serta data bisnis dan pembayaran yang sensitif."

Man United mengatakan tidak ada sumber eskternal yang memiliki kendali atas sistem mereka dan proses untuk memulihkan layanan internal utama sudah sangat maju.

Klub Liga Inggris itu juga bersikeras bahwa mereka tidak mengetahui adanya data penggemar yang dikompromikan oleh penjahat di balik serangan itu meskipun pelacakan forensik masih dilakukan oleh para ahli dunia maya.

MIRROR






Erik ten Hag Siap Menjual Para Pemain Ini di Bursa Transfer Musim Panas

3 jam lalu

Erik ten Hag Siap Menjual Para Pemain Ini di Bursa Transfer Musim Panas

Raphael Varane, Lisandro Martnez, dan Victor Lindelof bersaing dengan Harry Maguire di tim utama Erik ten Hag.


Raul Gonzalez Tolak Tawaran Melatih Leeds United, Ogah Tinggalkan Real Madrid

6 jam lalu

Raul Gonzalez Tolak Tawaran Melatih Leeds United, Ogah Tinggalkan Real Madrid

Mimpi Raul Gonzalez adalah melatih tim utama Madrid suatu hari nanti.


Jesse Marsch Dipecat Leeds United, Jadi Korban Ketujuh Ketatnya Persaingan Liga Inggris

9 jam lalu

Jesse Marsch Dipecat Leeds United, Jadi Korban Ketujuh Ketatnya Persaingan Liga Inggris

Leeds United memecat pelatih Jesse Marsch pada Senin, setelah pria AS itu gagal membawa klub menjauhi zona degradasi Liga Inggris.


Mantan Bintang Liga Inggris Christian Atsu Jadi Korban Gempa Turki, Diduga Terjebak di Reruntuhan Bangunan

14 jam lalu

Mantan Bintang Liga Inggris Christian Atsu Jadi Korban Gempa Turki, Diduga Terjebak di Reruntuhan Bangunan

Christian Atsu yang kini bermain untuk klub Super Lig, Hatayspor, pernah menjadi pemain klub Liga Inggris, Chelsea dan Newcastle United.


David de Gea Ungkap Situasi Terbaru Soal Kontraknya di Manchester United yang Habis Akhir Musim Ini

15 jam lalu

David de Gea Ungkap Situasi Terbaru Soal Kontraknya di Manchester United yang Habis Akhir Musim Ini

Manchester United menolak untuk mengaktifkan perpanjangan kontrak satu tahun dalam kontrak David de Gea saat ini.


Pernyataan Resmi Manchester City Merespons Tuduhan Pelanggaran Aturan Keuangan Liga Premier

17 jam lalu

Pernyataan Resmi Manchester City Merespons Tuduhan Pelanggaran Aturan Keuangan Liga Premier

Liga Premier menuduh Manchester City melanggar sejumlah aturan keuangan atau Financial Fair Play setelah melakukan penyelidikan selama empat tahun.


Reaksi Manchester City Soal Tuduhan Pelanggaran Aturan Keuangan Liga Premier

17 jam lalu

Reaksi Manchester City Soal Tuduhan Pelanggaran Aturan Keuangan Liga Premier

Manchester City mengaku terkejut soal tuduhan pelanggaran aturan keuangan oleh Liga Premier. Minta kasus ditutup?


5 Peristiwa Penting Liga Inggris Pekan Ke-22, Dari Keterpurukan Liverpool Hingga Manchester City

19 jam lalu

5 Peristiwa Penting Liga Inggris Pekan Ke-22, Dari Keterpurukan Liverpool Hingga Manchester City

Liga Inggris pada Minggu, 5 Februari 2023, menyelesaikan pekan ke-22 pertandingan musim ini. Bagaimana Arsenal, Chelsea, dan Manchester City terpuruk?


Manchester City Diduga Telah Melanggar Aturan Keuangan Liga Premier, Terancam Hukuman Berat

20 jam lalu

Manchester City Diduga Telah Melanggar Aturan Keuangan Liga Premier, Terancam Hukuman Berat

Liga Premier, operator liga kasta tertinggi Inggris itu mendakwa Manchester City melakukan banyak pelanggaran financial fair play.


Antonio Conte Menelpon Harry Kane yang Catat Rekor sebagai Pencetak Gol Terbanyak Tottenham Hotspur

20 jam lalu

Antonio Conte Menelpon Harry Kane yang Catat Rekor sebagai Pencetak Gol Terbanyak Tottenham Hotspur

Alan Shearer mengucapkan selamat kepada Harry Kane melalui pesan yang dikirim lewat akun Instagram miliknya.