Sampdoria vs AC Milan 1-2, Pioli Terkejut dengan Kedewasaan Rossoneri

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stefano Pioli. Instagram/@acmilan

    Stefano Pioli. Instagram/@acmilan

    TEMPO.CO, Jakarta - AC Milan harus bekerja keras menundukkan tuan rumah Sampdoria dengan skor 2-1 pada pertandingan putaran ke-10 Liga Italia di Stadion Luigi Ferrris, Genoa, Minggu waktu setempat .

    Kemenangan itu membuat Milan kembali menjaga selisih jarak diri dari lawan-lawannya di puncak klasemen. Rossoneri berada di puncak klasemen dengan 26 poin, unggul lima poin dari tim peringkat kedua Inter Milan. 

    Pelatih Milan, Stefano Pioli, menilai kemenangan tandang itu harus dirayakan. "Saya tetap terkejut dengan kedewasaan anak-anak ini," kata dia. "Saya mengatakan kepada para pemain bahwa kami adalah tim yang nyata. Ini adalah grup yang memanfaatkan setiap situasi, bahkan yang paling negatif, untuk membuktikan apa yang benar-benar bisa mereka lakukan."

    "Ini pertama kalinya kami bermain tanpa Ibra, Kjaer dan Bennacer, yang merupakan pemimpin tim. Tapi mereka menggunakan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa mereka dapat mempertahankan tim. Itu berarti kami memiliki antusiasme dan energi untuk menghadapi setiap tantangan. "

    Dalam laga itu, Sampdoria yang mengenakan kostum khusus untuk menandai 120 tahun berdirinya klub Andrea Doria yang merger dengan Sampierdarendese pada 1946 itu menciptakan peluang lebih dahulu. Tandukan Lorenzo Tonelli dari jarak dekat memaksa kiper Gianluigi Donnarumma meninju bola secara akrobatik.

    Milan balas mengancam. Ante Rebic sempat sudah yakin bakal mencetak gol pertamanya musim ini pada menit ke-38 setelah mengecoh kiper Emil Audero untuk mengarahkan bola ke gawang yang kosong, namun bola disapu Lorenzo Tonelli sebelum melewati garis gawang.

    Gol pemecah kebuntuan bagi Milan baru tercipta pada menit ke-45. Jakub Jankto melompat dengan kondisi tangannya terangkat dan mengenai bola sundulan Theo Hernandez di kotak terlarang. Milan mendapat hadiah penalti dan Franck Kessie yang bertindak sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna.

    Milan hampir menggandakan keunggulan pada awal babak kedua saat pemain pengganti Jens Petter Hauge mengumpan Sandro Tonali, bola sepakan Tonali dengan bagian luar kakinya melewati Audero namun masih membentur tiang jauh.

    Sampdoria berusaha bangkit dari tekanan dan mengancam melalui sundulan Morten Thorsby dari umpan silang Antonio Candreva yang masih melambung di atas mistar gawang Milan.

    Saat Blucerchati mengurung Milan, Samu Castillejo masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol melalui sentuhan pertamanya pada menit ke-77. Hauge menggulirkan bola kepada Rebic, yang kemudian mengirimkannya untuk dikonversi menjadi gol oleh Castillejo.

    Sampdoria baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-82. Diawali tendangan sudut Candreva, Albin Ekdal meneruskannya ke tiang dekat dan bola melewati garis gawang sebelum Donnarumma mendorongnya keluar.

    Ekdal hampir menyamakan kedudukan dengan sepakan terakhir pada pertandingan itu, namun sundulannya yang meneruskan umpan silang Candreva melebar dari gawang.

    Milan berpeluang mempertahankan selisih dengan Inter saat mereka menjamu Parma pada pertandingan putaran ke-11 Liga Italia pekan depan, sedangkan Sampdoria akan dijamu Napoli Minggu pekan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.