Christian Vieri Sebut Inter Milan Buat Kesalahan Telah Rekrut Christian Eriksen

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Inter Milan Christian Eriksen, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Getafe dalam pertandingan babak 16 besar Liga Eropa di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, 6 Agustus 2020. Inter Milan berhasil menang 2-0 atas Getafe. Pool via REUTERS/Lars Baron

    Gelandang Inter Milan Christian Eriksen, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Getafe dalam pertandingan babak 16 besar Liga Eropa di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, 6 Agustus 2020. Inter Milan berhasil menang 2-0 atas Getafe. Pool via REUTERS/Lars Baron

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain Inter Milan, Christian Vieri, menilai mantan klubnya itu telah melakukan kesalahan dengan merekrut Christian Eriksen. Gelandang Denmark itu diboyong dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim dingin lalu, tetapi tidak bisa berkontribusi untuk Nerazzurri.

    Eriksen akan meninggalkan Inter pada jendela transfer Januari nanti. Paris Saint-Germain disebut sangat tertarik untuk mendapatkan pemain berusia 28 tahun ini.

    "Sekarang masalahnya bukan menjualnya, katakan dia tidak cocok dengan taktik Antonio Conte," kata Christian Vieri di Twitch.

    Baca juga: Inter Milan Akan Jual Christian Eriksen pada Bursa Transfer Januari 2021

    Mantan pesepak bola asal Italia, Christian Vieri terlihat memainkan bola saat berlibur di Pantai Miami, Florida, 20 Desember 2014. (Alo Ceballos/GC Images

    "Kita harus mengatakan bahwa merekrutnya Januari lalu itu adalah keselahan, seseorang harus mengakuinya dan bertanggung jawab, itu mudah," tuturnya.

    Saat ini, Inter terpaut satu poin dari AC Milan yang kini memimpin klasemen Serie A Liga Italia. Sementara, Juventus, juara sembilan kali berturut-turut, kini di urutan keenam dengan selisih sepuluh poin dari pemuncak klasemen.

    "Mereka (Juventus) tidak bisa menang selamanya, cepat atau lambat, mereka harus kalah setelah memenangkan gelar Serie A selama sembilan musim berturut-turut."

    "Ini masalah motivasi, jika mereka berhasil memenangkan gelar musim ini, mereka akan terbukt sangat kuat. Tetapi, Inter tidak akan memainkan kompetisi Eropa, jadi mereka harus bersaing," kata Vieri.

    Inter Milan gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Pasukan Antonio Conte tidak meraih satu kemenangan pun dalam pertandingan babak penyisihan Grup B yang juga dihuni Real Madrid, Borussia Monchengladbach dan Shakhtar Donetsk.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.