AC Milan Vs Juventus 1-3, Andrea Pirlo Ungkap Kunci Kemenangan Timnya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Juventus Federico Chiesa, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AC Milan dalam pertandingan Liga Italia di  San Siro, Milan, 7 Januari 2021. Juventus hajar AC Milan 3-1 di kandangnya. REUTERS/Alberto Lingria

    Gelandang Juventus Federico Chiesa, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AC Milan dalam pertandingan Liga Italia di San Siro, Milan, 7 Januari 2021. Juventus hajar AC Milan 3-1 di kandangnya. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Liga Italia antara AC Milan vs Juventus pada Kamis dinihari tadi berakhir dengan skor 1-3. AC Milan menelan kekalahan perdananya setelah menjalani 15 laga tak terkalahkan.

    Pelatih Juventus Andrea Pirlo menyebut Federico Chiesa sebagai kunci kemenangan timnya saat menaklukkan AC Milan. Chiesa menyumbang dua gol pada laga itu.

    Pirlo menyatakan sengaja menempatkan Chiesa di posisi sayap kanan untuk meredam bek kiri AC Milan, Theo Hernandez. Dia menyatakan bahwa Chiesa diberi tugas agar mengawal Hernandez untuk tidak sering maju ke depan.

    "Idenya adalah membuat dia (Hernandez) berada di bawah tekanan, dan tidak membiarkan dia maju ke depan sebagaimana yang biasanya ia lakukan, khususnya ketika ia harus berhadapan dengan pemain yang juga bagus dalam situasi satu lawan satu," kata Pirlo seperti dikutip Sky Sport Italia.

    "Kami merekrut dia sehingga ia dapat mengawal orang di sepertiga akhir (lapangan), posisinya mungkin berubah, namun perannya tidak," tambahnya.

    Federico Chiesa mencetak gol pertama Juventus pada menit ke-18. Davide Calabria berhasil menyamakan kedudukan pada akhir babak pertama namun Juventus kembali unggul pada menit ke-62 lewat gol kedua Chiesa.

    Kemenangan Juventus dipastikan lewat gol pemain muda Weston McKennie peda menit ke-76.

    Pirlo juga menyatakan puas dengan performa Paulo Dybala yang memberikan assist bagi dua gol Chiesa tersebut. Meskipun bermain tidak dalam kondisi fisik seratus persen, Dybala dinilai merupakan aktor penting dalam kemenangan itu. Dia pun berharap Dybala bisa segera mengembalikan level kebugarannya.

    "Kami hanya membutuhkan Dybala untuk kembali ke level kebugarannya, karena ia masih tidak berada dalam kondisi 100 persen. Ia masih memiliki beberapa masalah fisik, dan belum berada dalam kondisi terbaiknya sepanjang musim," ujarnya.

    Hasil itu membuat Juventus naik ke posisi keempat klasemen Liga Italia. Mereka juga membuka peluang untuk mempertahankan gelar juara musim ini dengan hanya terpaut tujuh angka dari AC Milan yang masih berada di puncak klasemen, namun Juventus memiliki satu pertandingan lebih sedikit dari tiga tim di atasnya.

    Pirlo menyatakan bahwa kemenangan itu sangat penting bagi Juventus. Meskipun demikian dia menyatakan tak mau memikirkan hasil yang di dapatkan tim lain dan lebih memilih memikirkan kemajuan timnya sendiri.

    "Itu penting bagi kami, kami tidak tertarik dengan hasil-hasil tim di atas kami, kami berkonsentrasi pada kemajuan kami sendiri. Kita lihat saja dalam beberapa bulan lagi di mana kami berada," ujar mantan pemain Milan dan Juve tersebut.

    Juventus akan menghadapi tim peringkat kelima, Sassuolo, pada laga Liga Italia berikutnya akhir pekan ini. AC Milan di sisi lain akan menghadapi Torino.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.