Badai Salju Ubah Nasib Pedri Hingga Bergabung dengan Barcelona

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Pedri. (instagram/@pedrigonzalez)

    Pemain Barcelona, Pedri. (instagram/@pedrigonzalez)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Barcelona, Pedri Gonzalez, kembali mencuri perhatian media-media Spanyol setelah tampil apik pada laga Athletic Bilbao Kamis kemarin. Si pemain ternyata nyaris bergabung dengan Real Madrid jika tak dihalangi badai salju yang terjadi pada 2018.

    Media Football Espana menyebutkan bahwa Las Palmas, mantan klub Pedri, terlebih dahulu menawarkan si pemain kepada Real Madrid. Pepe Mel, Pelatih Las Palmas, dikabarkan mengontak salah satu petinggi Los Blancos, Emilio Butragueno.

    Mel menyatakan bahwa Real Madrid harus melihat kualitas Pedri yang saat itu masih berusia 16 tahun. Real Madrid pun memberikan si pemain kesempatan untuk melakukan uji coba.

    Apes bagi Real Madrid, hujan salju besar membuat Pedri gagal terbang dan memenuhi undangan tersebut. Si pemain pun akhirnya bertahan satu tahun lagi bersama Las Palmas.

    Direktur Olahraga Las Palmass, Rocco Mayorino, mengontak Ramon Planes, Sekretaris Teknik Barcelona, setahun berselang. Pada saat bersamaan, Sekretaris Klub Las Palmas Toni Otero pun menghubungi Direktur Barcelona, Jose Mari Bakero.

    Planes dan Bakero kemudian mengirimkan pemandu bakat mereka, Jose Maria Alcaide atau yang akrab disapa Tommy, untuk memantau penampilan Pedri. Kebetulan saat itu Las Palmas tengah menjalani uji coba pra musim di kawasan Marbella, Andalusia.

    Tommy kembali ke Barcelona dengan laporannya yang menggambarkan Pedri sebagai pesepakbola yang "berbeda". Dia meyakini Pedri akan menjadi pesepakbola hebat nantinya.

    Mendapatkan laporan yang sangat positif, Planes kembali mengirim Tommy. Kali ini Tommy diminta untuk mencari informasi soal latar belakang keluarga Pedri.

    Laporan kedua ini semakin mengejutkan. Pedri disebut berasal dari keluarga yang memang sangat mencintai Barcelona. Bahkan kakeknya disebut sebagai salah satu pendiri komunitas suporter Barcelona di kampung halamannya, Tegueste, Kepulauan Canary.

    Planes dan Bakero pun disebut sempat menyaksikan sendiri performa si pemain saat menjalani laga persahabatan antara Las Palmas vs Real Betis. Setelah itu keduanya sepakat untuk memberikan lampu hijau kepada Barcelona untuk merekrut Pedri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.