Man City Vs Crystal Palace 4-0, Guardiola Ungkap Rahasia Lini Belakangnya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester City Phil Foden, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Brighton and Hove Albion dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 14 Januari 2021. Manchester City kalahkan Brighton 1-0. Pool via REUTERS/Martin Rickett

    Gelandang Manchester City Phil Foden, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Brighton and Hove Albion dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 14 Januari 2021. Manchester City kalahkan Brighton 1-0. Pool via REUTERS/Martin Rickett

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Liga Inggris antarra Man City vs Crystal Palace berakhir dengan skor 4-0. Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengungkap rahasia kekuatan lini belakangnya.

    Kemenangan itu membuat Manchester City tercatat tak pernah kebobolan dalam empat laga terakhir di semua kompetisi. Bahkan gawang Ederson Moraes hanya kebobolan tiga gol dalam 10 laga terakhir.

    Guardiola menyatakan bahwa pertahanan anak asuhnya tampil apik karena kekompakan yang mereka miliki. Tak hanya pemain di lini belakang, para pemain depan pun dinilai memiliki andil besar membantu pertahanan saat mereka kehilangan bola.

    Pria asal Spanyol itu juga menilai para pemain belakang mereka tak banyak melakukan kesalahan. Musim lalu, menurut dia, mereka kehilangan gelar juara Liga Inggris karena mereka terlalu banyak kebobolan lewat kesalahan sendiri.

    "Jika kalian melihat hari ini Raz (Raheem Sterling) dan Bernardo (Silva) dan Gabriel (Jesus) dan para pemain pengganti seperti Ferran (Torres) mereka menunjukkan bagaimana cara kami menekan lawan (saat kehilangan bola), bagaimana agresifnya kami, betapa intensnya permainan kami. Itu sangat penting, sangat baik," kata Guardiola pasca pertandingan.

    "Itu membantu para pemain bertahan untuk lebih baik, tetapi saya juga tak bisa memungkini para pemain belakang tak melakukan kesalahan. Mereka tampil sangat konsisten dan ketika lawan mencetak gol itu karena mereka bermain baik, bukan karena kami memberikannya kepada mereka."

    "Musim lalu kami membuat banyak kesalahan dan lawan tak melakukan apa pun tetapi kami memberikan mereka gol. Itu membuat semuanya lebih sulit dan musim ini kami telah berkembang pesat karena kami hanya kebobolan sedikit dan perbedaannya karena kami tak membuat kesalahan. Setelah itu, kualitas pemain di lini depan mampu membuat perbedaan."

    Baca: Man City Vs Crystal Palace 4-0, Simak 7 Fakta Menarik Termasuk Soal John Stones

    Manchester City memang menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di Liga Inggris musim ini. Ederson tercatat baru memungut bola dari gawangnya sebanyak 13 kali.

    Liverpool sebagai juara bertahan telah kebobolan sebanyak 21 kali sementara Manchester United yang berada di puncak klasemen Liga Inggris sudah kebobolan 24 kali.

    Meskippun demikian, ketajaman lini depan Manchester City juga menurun. Mereka merupakan tim dengan jumlah gol paling sedikit di antara lima tim teratas saat ini. Manchester City tercatat baru mencetak 29 gol, teraput lima gol dari Manchester United dan delapan gol dari Liverpool yang merupakan tim tersubur musim ini.

    Kemenangan 4-0 pada laga Man City vs Crystal Palace membuat Kevin de Bruyne cs kini naik ke posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan perolehan 35 angka dari 17 laga. Mereka tertinggal dua angka saja dari Manchester United yang berada di puncak dengan sudah bermain 18 kali.

    MANCHESTER EVENING NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.