Manchester City Vs Aston Villa 2-0, Ini Penjelasan Kontroversi Gol Silva

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester City Bernardo Silva, melakukan tendangan ke gawang Brighton & Hove Albion dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 14 Januari 2021. Pool via REUTERS/Martin Rickett

    Gelandang Manchester City Bernardo Silva, melakukan tendangan ke gawang Brighton & Hove Albion dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 14 Januari 2021. Pool via REUTERS/Martin Rickett

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Manchester City vs Aston Villa memantik perdebatan soal gol pertama skuad asuhan Pep Guardiola. Kontroversi gol itu membuat Manajer Aston Villa, Dean Smith, harus diusir keluar wasit Jonathan Moss.

    Manchester City memang sempat kesulitan menjebol gawang tim tamu pada laga itu. Meskipun menguasai hingga 70 persen bola, City gagal mencetak gol hingga menit ke-79.

    Silva mencetak gol setelah menerima umpan dari Rodri yang merebut bola dari kaki bek Aston Villa, Tyrone Mings. Masalahnya, Rodri terlihat dalam posisi off-side saat Mings menghalau bola.

    Gol Silva itu sempat diprotes Manajer Aston Villa Dean Smith. Dia bahkan sempat berkonfrotasi dengan wasit Jon Moss yang akhirnya mengeluarkan kartu merah untuk si manajer.

    Mantan wasit Liga Inggris, Peter Walton, pun sependapat dengan Moss. Menurut dia, Rodri tak berada dalam posisi off-side setelah bola disentuh oleh Ming. Karena itu, dia meyakini keputusan Moss tepat.

    "Dugaan awal saya adalah ketika Mings memainkan bola, itu bukanlah sebuah off-side," kata Walton.

    "Dia membuat pemain (Rodri) menjadi onside. Saya akan membacakan aturannya untuk anda: 'Seorang pemain dalam posisi offside menerima bola dari lawan, yang dengan sengaja memainkan bola, tidak dianggap telah memperoleh keuntungan'."

    "Mings memainkan bola - anda dapat melihatnya mencoba mengoper bola - membuat pemain Manchester City onside meskipun dia dalam posisi offside dan oleh karena itu golnya harus disahkan."

    "Hanya untuk mengklarifikasi, dia (Rodri) tidak mendapatkan keuntungan dengan berada di tempatnya."

    Baca: Manchester City Vs Aston Villa 2-0 Phil Foden Lewati Rekor Lionel Messi

    Pasca pertandingan, Smith menjelaskan bahwa dirinya memprotes gol itu karena Rodri mengambil keuntungan dari posisi off-side. Dia menilai gelandang asal Spanyol itu juga mengaku heran kenapa Moss tidak melihat tayangan ulang untuk memastikan kejadian tersebut.

    "Sejujurnya saya masih belum memahami aturannya. Saya rasa tidak ada orang di sini yang bisa memberi tahu saya mengapa gol itu disahkan," kata Smith.

    "Dia (Rodri) memanfaatkan posisi offside. Dia offside 10 yard, berlari dan menjegal Tyrone Mings dari di belakang. Apa yang bisa dilakukan Tyrone?"

    "Saya tidak mengerti. Setidaknya lihatlah ke tayangan VAR. Dia terlihat jelas offside. Ketika saya menyadari mereka bahkan tidak melihat ke layar dan VAR tidak menyebutkan apa pun, saya baru saja memberi tahu wasit keempat bahwa mereka telah mempertunjukkan sirkus."

    Baca juga: Manchester City Vs Aston Villa 2-0 Kevin De Bruyne dan Kyle Walker Cedera

    PGMOL, Komite Wasit Inggris, pun angkat bicara soal kontroversi itu. Mereka menilai keputusan Jon Moss benar dengan mengesahkan gol tersebut.

    "Karena aturan menganggap Rodri tidak mendapatkan keuntungan, dia tidak melakukan pelanggaran offside dan permainan harus diizinkan untuk dilanjutkan. Rodri secara sah mengambil bola dari Mings, memulai serangan yang berakhir dengan gol," tulis pernyataan mereka.

    Kemenangan pada laga Manchester City vs Aston Villa tersebut sempat membuat Kevin De Bruyne cs memuncaki klasemen Liga Inggris. Akan tetapi mereka harus kembali turun ke posisi kedua setelah Manchester United menumbangkan Fulham 2-1 pada laga setelahnya.

    MANCHESTER EVENING NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.