Gaji Christian Eriksen Terlalu Besar, Leicester City Mundur

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Inter Milan Christian Eriksen, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Getafe dalam pertandingan babak 16 besar Liga Eropa di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, 6 Agustus 2020. Inter Milan berhasil menang 2-0 atas Getafe. Pool via REUTERS/Lars Baron

    Gelandang Inter Milan Christian Eriksen, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Getafe dalam pertandingan babak 16 besar Liga Eropa di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, 6 Agustus 2020. Inter Milan berhasil menang 2-0 atas Getafe. Pool via REUTERS/Lars Baron

    TEMPO.CO, Jakarta - Keinginan Leicester City untuk mendatangkang gelandang Christian Eriksen pada bursa transfer Januari ini terbentur masalah gaji. Pesepakbola asal Denmark itu disebut memiliki bayaran jauh di atas anggaran mereka.

    Media Inggris The Telegraph menyebutkan bahwa Leicester City sudah menjajaki kemungkinan untuk meminjam si pemain dari Inter Milan pada pekan lalu. Akan tetapi Leicester mundur setelah tahu bahwa si pemain memiliki bayaran sebesar 300 ribu pound sterling per pekan yang harus mereka tanggung sepenuhnya.

    Sebagai perbandingan, pemain dengan gaji tertinggi di skuad asuhan Brendan Rodgers saat ini adalah penyerang Jamie Vardy dan Kasper Schmeichel. Keduanya disebut mendapatkan bayaran sebesar 100 ribu pound sterling per pekan.

    Inter Milan disebut tak mau menanggung gaji Eriksen jika si pemain hengkang dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari ini. Mereka juga disebut lebih memiliki Eriksen hengkang secara permanen.

    Baca: Pelatih Inter Milan Beri Sinyal Ingin Pertahankan Christian Eriksen

    Pada pertengahan Desember lalu, CEO Inter Milan Giuseppe Marotta mengungkapkan bahwa ia telah memasukkan nama Christian Eriksen ke dalam daftar transfer. Eriksen menjalani awal musim yang sulit bersama Inter Milan, dengan hanya empat kali menjadi starter di Liga Italia dan belum menyumbangkan gol atau pun assist.

    Pelatih Inter Milan Antonio Conte sempat memberi angin segar kepada Eriksen setelah dia tampil apik pada laga Copa Italia kontra Fiorentina pekan lalu. Conte menyatakan telah menemukan posisi yang cocok untuk Eriksen dalam skuadnya.

    Akan tetapi Eriksen kembali tak diturunkan saat Inter Milan menumbangkan Juventus 2-0 pada laga Senin kemarin. Conte bahkan lebih memilih memasukkan Roberto Gagliardini untuk melakukan pergantian pemain di lini tengahnya.

    Selain Leicester City, Christian Eriksen sempat disebut akan kembali ke klub lamanya, Tottenham Hotspur. Nama PSG juga mencuat sebagai pelabuhan baru gelandang berusia 28 tahun itu setelah mereka menunjuk mantan Manajer Tottenhan Mauricio Pochettino sebagai pengganti Thomas Tuchel.

    TELEGRAPH| DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.