Liga 1 Musim 2021 Diusulkan Dilaksanakan di Kalimantan Timur

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) didampingi Menpora Zainudin Amali (kedua kiri), pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi (kiri), dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita (ketiga kiri) menyampaikan paparan dalam konferensi pers terkait penyelenggaraan kompetisi sepakbola nasional di Jakarta, Selasa 29 September 2020. PSSI menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama satu bulan dari jadwal lanjutan yang seharusnya digelar mulai 1 Oktober 2020 menjadi November 2020 setelah tidak mendapat izin keamanan dari Polri karena situasi pandemi virus corona di Indonesia yang belum membaik. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) didampingi Menpora Zainudin Amali (kedua kiri), pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi (kiri), dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita (ketiga kiri) menyampaikan paparan dalam konferensi pers terkait penyelenggaraan kompetisi sepakbola nasional di Jakarta, Selasa 29 September 2020. PSSI menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama satu bulan dari jadwal lanjutan yang seharusnya digelar mulai 1 Oktober 2020 menjadi November 2020 setelah tidak mendapat izin keamanan dari Polri karena situasi pandemi virus corona di Indonesia yang belum membaik. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan olahraga Nine Sport mengusulkan agar Liga 1 2021 digelar dengan sistem bubble. CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksono mengusulkan Kalimantan Timur menjadi lokasi penyelenggara kompetisi sepak bola tersebut.
     
    Arif yang berpengalaman selaku promotor event olahraga menawarkan sistem bubble setelah melihat sukses beberapa event olahraga besar. Sistem itu digunakan di kompetisi bola basket Amerika Serikat (NBA), kompetisi sepak bola Amerika Serikat (MLS) hingga tiga ajang bulu tangkis di Thailand yang baru berakhir pada pekan kemarin. 

    "Melihat kondisi dunia dan maraknya inovasi yang terjadi di negara maju, saya sebagai pelaku bisnis sepakbola tergerak untuk ikut berpikir dan mencoba mengusulkan sebuah konsep yang sekiranya layak untuk digunakan di Indonesia," kata Arif saat dihubungi Tempo, Senin, 1 Februari 2021. 
    Dalam sistem buble itu, setiap tim nantinya akan menjalani isolasi ketat. Mereka tak akan diperbolehkan keluar dari kawasan yang telah ditentukan agar terhindar terjangkit Covid-19. Selain itu area pertandingan juga akan dipastikan steril. 
     
    Mantan calon Ketua Umum PSSI pada Munas 2019 itu menilai Kalimantan Timur 
    layak dipertimbangkan karena memiliki tiga stadion sepakbola yang sudah bertaraf internasional yakni Stadion Palaran, Aji Imbut, dan Batakan. Untuk Stadion Palaran, kondisinya saat ini hanya perlu dipoles lagi karena sudah lama tak digunakan.

    Baca: Liga 1: Striker Arema FC Dedik Setiawan Jalani Vaksinasi Covid-19

     
    Menurut dia, memusatkan pertandingan di Kaltim akan memudahkan kerja kepolisian dalam pengawalan terhadap kemungkinan datangnya suporter.  Pasalnya hanya ada dua klub asal Kalimantan yang berlaga di Liga 1, yakni Borneo FC dari Samarinda dan Barito Barito Putera dari Banjarmasin. 
     
    "Crowd control dengan cara melihat; demografik dan geografik, Kaltim memiliki jumlah penduduk jauh lebih sedikit dibanding Jawa, juga dengan animo sepakbola yang berbeda dan jarak antara pulau Jawa ke Kaltim akan mempersulit jangkauan para pecinta sepakbola dari pulau Jawa guna menghindari kerumunan berlebih," ungkap dia.
     
    Meskipun demikian, dia menilai Kaltim tak cocok jika dijadikan tempat untuk menyelenggarakan ajang Liga 2. Pasalnya,  terdapat setidaknya empat kontestan Liga 2 dari Kalimantan seperti Mitra Kukar, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, dan Martapura FC.

    "Kaltim ini sangat layak untuk dipromosikan sebagai daerah percontohan bebas Covid seperti New Zealand yang mampu menjadi lokasi prioritas vaksin dan perketat perbatasan," kata dia menjelaskan tawarannya perihal konsep pertandingan Liga 1 Musim 2021.

    PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebelumnya telah menggulirkan wacana kompetisi Liga 1 2021. Kompetisi itu disebut sebagai pengganti Liga 1 2020 yang telah dipastikan dihentikan.  Liga 1 2020 sendiri akhirnya terpaksa dihentikan setelah tak kunjung mendapatkan izin dari aparat kepolisian untuk bergulir kembali. PSSI dan PT LIB sebelumnya telah tiga kali mengundur jadwal bergulir kembalinya kompetisi sepak bola tertinggi di tanah air itu. 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.