Liverpool Vs Brighton 0-1, The Kop Dinilai Terlalu Bergantung Pada Mohamed Salah

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Liverpool Mohamed Salah, dijegal pemain Brighton & Hove Albion Adam Webster dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 4 Februari 2021. Pool via REUTERS/Paul Ellis

    Penyerang Liverpool Mohamed Salah, dijegal pemain Brighton & Hove Albion Adam Webster dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 4 Februari 2021. Pool via REUTERS/Paul Ellis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekalahan 0-1 pada laga Liverpool vs Brighton dinihari tadi membuat skuad asuhan Jurgen Klopp mendapatkan kritikan tajam. Mereka dinilai terlalu bergantung terhadap Mohamed Salah untuk mencetak gol.

    Mantan penyerang Liverpool, Peter Crouch, menilai Jurgen Klopp tampak memiliki masalah di lini depannya. Cederanya Sadio Mane dan Diogo Jota membuat mereka terlalu tergantung kepada Mohamed Salah. Apalagi, Roberto Firmino dinilai bermain tak cukup baik.

    "Ada ketergantungan yang berlebihan pada Salah," kata Crouch. "Firmino seharusnya bisa lebih baik. Salah bisa mencetak 20 gol (dalam semusim), tetapi dengan hilangnya Mane, Jota juga. Sungguh disayangkan saat Jota cedera."

    "Ketika Salah tak tampil baik dan dia kehilangan peluang, saya tidak melihat di mana mereka akan mencetak gol."

    Pernyataan Crouch itu mungkin ada benarnya. Pasalnya, sejauh ini hanya Mohamed Salah yang menunjukkan performa stabil di lini depan Liverpool. Penyerang asal Mesir itu tercatat telah mencetak 15 gol di Liga Inggris, hanya terpaut empat gol dari torehannya musim lalu.

    Sementara Sadio Mane yang musim lalu menyumbangkan 18 gol di Liga Inggris, hingga pekan ke-22 ini baru mencetak tujuh gol. Roberto Firmino di sisi lain sebenarnya tak lebih baik dari musim lalu dimana dia hanya menyumbangkan sembilan gol di Liga Inggris. Saat ini, penyerang asal Brasil itu baru menyumbangkan enam gol saja.

    Baca: Laga Liga Champions RB Leipzig Vs Liverpool Terancam Digelar di Tempat Netral

    Liverpool sebenarnya mendapatkan amunisi baru musim ini. Mereka mendatangkan Diogo Jota dari Wolverhampton Wanderers.

    Penyerang asal Portugal itu sempat memberi angin segar setelah mampu mencetak lima gol dalam sembilan laga awalnya bersama The Kop. Apes, dia harus mengalami cedera pergelangan kaki yang membuatnya harus absen sejak awal Desember lalu.

    Kehilangan pemain-pemain penting seperti Mane, Jota, hingga Virgil van Dijk dan Alisson, menurut Crouch, seharusnya tak menjadi alasan bagi menurunnya performa The Kop. Sebagai juara bertahan Liga Inggris dan juara Liga Champions musim sebelumnya, Crouch menilai Liverpool seharusnya memiliki kedalaman skuad yang lebih baik.

    "Mereka adalah tim pemenang Liga Inggris, memenangkan Liga Champions, mereka harus memiliki skuad yang lebih dalam.

    "Liverpool mampu membuat kemajuan besar bersama-sama tetapi apakah Anda dapat melihat City kalah empat atau lima pertandingan, saya tidak begitu yakin."

    Kekalahan pada laga Liverpool vs Brighton itu memang membuat banyak pihak akhirnya pesimis The Kop akan mampu mempertahankan gelar juara Liga Inggris musim ini. Saat ini saja, mereka telah ketinggalan tujuh angka dari Manchester City yang berada di puncak klasemen.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.