Tottenham Vs Chelsea 0-1, Lili Putih Kehilangan Taji Dengan Absennya Harry Kane

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho, dan pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. REUTERS/Clive Rose

    Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho, dan pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. REUTERS/Clive Rose

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Liga Inggris antara Tottenham vs Chelsea pada Jumat dinihari tadi berakhir dengan skor 0-1. Skuad asuhan Jose Mourinho disebut tak memiliki taji tanpa penyerang Harry Kane yang tengah cedera.

    Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, mengkritik performa Tottenham pada laga itu. Dia menyatakan pasukan Lili Putih tampak tak memiliki arah permainan yang jelas.

    Hal itu, menurut dia, karena absennya penyerang Harry Kane. Tanpa Kane, kata Ferdinand, tak ada seorang pemain pun yang mampu menjadi pemimpin di lapangan.

    "Itu adalah permainan yang tak memiliki tujuan. Tak ada karakter," kata Ferdinand kepada BT Sports.

    "Ketika Kane tak bermain, karakter tim tampak sangat kering. Tak memiliki rasa percaya diri, tak ada karakter, tak ada pemimpin. Tak ada yang mengarahkan tim."

    "Entah apakah pemain atau manajernya yang harus mengarahkan tim saat ini, saya kira kombinasi dari keduanya."

    Ferdinand bahkan menilai performa Tottenham saat ini tak layak membuat mereka bermain di Liga Champions musim depan.

    "Posisi mereka tak jauh dari zona Liga Champions, tetapi cara mereka bermain belakangan ini mengkhawatirkan."

    Baca: Liga Inggris: Begini Kata Tuchel Setelah Chelsea Kalahkan Tottenham Hotspur 1-0

    Mantan pemain Tottenham Hotspur, Jermaine Jenas, sependapat dengan Ferdinand. Menurut dia, anak asuh Jose Mourinho tampak seperti tak ingin mendapatkan bola. Dia bahkan menyebut mereka tampak tak bersemangat.

    "Tak ada rencana yang jelas, itulah masalahnya," kata Jenas.

    "Saya melihat para pemain seperti ketakutan, mereka tak ingin menguasai bola. Itu adalah sebuah kejahatan terbesar yang anda lakukan sebagai seorang pesepakbola."

    "Masalah besar lainnya adalah bahasa tubuh mereka, itu mengejutkan. Serge Aurier hanya berdiri, tidak melakukan apa-apa. Vinicius, anda ingin berlari di pinggir lapangan atau bermain? Banyak pemain yang hanya berdiri dan menonton. Para pemain tampak tak bersemangat."

    Tottenham memang kelihatan tak bertaji karena kehilangan Harry Kane yang cedera pergelangan kaki. Menurut statistik, mereka sebenarnya cukup mengimbangi penguasaan bola pada laga itu.

    Chelsea tampil sedikit lebih dominan dengan menguasai 59 persen bola sementara Tottenham memiliki 41 persen. Akan tetapi Son Heung-min cs hanya melepaskan tujuh tendangan dengan dua diantaranya mengarah ke gawang. Bandingkan dengan Chelsea yang melepaskan 18 percobaan tembakan dengan dua diantaranya mengarah ke gawang.

    Chelsea berhasil meraih kemenangan lewat gol Jorginho dari titik penalti pada menit ke-24. The Blues sendiri tak memainkan skuad terbaiknya dengan membangkucadangkan Kami Ziyech dan hanya memainkan Christian Pulisic dan N'Golo Kante pada babak kedua.

    Hasil 0-1 pada laga Tottenham vs Chelsea itu membuat The Blues naik ke posisi keenam klasemen Liga Inggris dengan perolehan 36 angka dari 22 laga. Tottenham di sisi lain masih tertahan di posisi kedelapan dengan 33 angka dari 21 laga.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.