Real Madrid Dihantam Badai Cedera, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane tampak menunduk di akhir laga lanjutan Liga Spanyol antara Real Madrid melawan Deportivo Alaves di Stadion Alfredo Di Stefano, Spanyol, 28 November 2020. Hasil ini membuat Madrid gagal menang dalam tiga laga terakhirnya, setelah dikalahkan Valencia (4-1) dan itahan Villarreal (1-1). REUTERS/Javier Barbancho

    Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane tampak menunduk di akhir laga lanjutan Liga Spanyol antara Real Madrid melawan Deportivo Alaves di Stadion Alfredo Di Stefano, Spanyol, 28 November 2020. Hasil ini membuat Madrid gagal menang dalam tiga laga terakhirnya, setelah dikalahkan Valencia (4-1) dan itahan Villarreal (1-1). REUTERS/Javier Barbancho

    TEMPO.CO, JakartaReal Madrid tengah mengalami badai cedera musim ini. Sebanyak 38 kasus cedera tercatat telah terjadi sejak awal musim lalu.

    Media Spanyol Marca mencatat 20 pemain Real Madrid pernah mengalami cedera setidaknya sekali. Sejumlah pemain seperti Dani Carvajal, Sergio Ramos dan Eden Hazard bahkan menderita lebih dari sekali cedera.

    Saat ini saja, Pelatih Zinedine Zidane harus kehilangan delapan pemainnya. Sergio Ramos, Dani Carvajal, Lucas Vazquez, Eder Militao, Fede Valverde, Eden Hazard, Rodrygo Goes, dan Alvaro Odriozola harus absen untuk laga kontra Getafe Rabu dininhari nanti.

    Alhasil, Zidane harus memanggil lima pemain muda untuk menghadapi Getafe. Sejumlah pemain yang jarang diturunkan seperti Isco juga akan menjadi andalan Los Blancos dalam beberapa pekan ke depan.

    Marca menyebutkan bahwa badai cedera yang dialami Madrid saat ini merupakan dampak dari pemunduran jadwal semua kompetisi Eropa musim lalu. Dengan akhir musim yang mundur, praktis Zidane tak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan fisik terhadap anak buahnya menyambut musim baru.

    Padahal Zinedine Zidane dikenal sebagai pelatih yang sangat ketat soal kesiapan fisik para pemainnya. Dia tak segan-segan membangkucadangkan pemain bintang jika kebugaran fisiknya meragukan. Kebugaran fisik yang buruk itulah yang disebut membuat para punggawa Real Madrid kerap bertumbangan di lapangan.

    Baca: Real Madrid Akan Jadikan Raphael Varane Alat Barter Untuk Boyong Mbappe

    Jadwal padat plus kurangnya kedalaman tim musim ini membuat masalah tersebut semakin sulit. Zidane tak lagi memiliki kemewahan untuk melakukan rotasi dalam skuadnya setelah melepas banyak pemain pada bursa transfer musim panas lalu. Apalagi kualitas para pemain pelapis Madrid saat ini tak lagi seperti musim-musim sebelumnya.

    Ditengah tekanan harus meraih gelar juara, Zidane mau tak mau memporsir para pemain andalannya untuk terus bermain. Tak jarang mereka hanya memiliki waktu istirahat sekitar 24 jam saja diantara satu pertandingan ke pertandingan lainnya.

    Pada sisa musim ini, jadwal Madrid memang tak akan sangat ketat. Pasalnya mereka sudah dipastikan tumbang di ajang Copa del Rey. Kini, Real Madrid hanya harus berkonsentrasi di ajang Liga Spanyol dan Liga Champions.

    Di Liga Spanyol, peluang mereka untuk mempertahankan gelar cukup sulit karena saat ini saja sudah tertinggal tujuh angka dari Atletico Madrid yang berada di puncak klasemen.

    Dengan begitu, Zidane diprediksi akan mengupayakan menurunkan skuad terbaiknya di Liga Champions. Real Madrid akan menghadapi Atalanta pada babak 16 besar yang akan dimulai pada pekan depan.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.