Romelu Lukaku Cetak Gol ke-300 dalam Kemenangan Inter Milan vs Lazio 3-1

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Inter Milan Romelu Lukaku. REUTERS/Daniele Mascolo

    Pemain Inter Milan Romelu Lukaku. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Romelu Lukaku mencetak gol ke-300 dalam kariernya saat Inter Milan mengalahkan tamunya Lazio 3-1 pada pertandingan pekan ke-22 Serie A Liga Italia di San Siro, Senin dinihari WIB.

    Di laga itu, pemain internasional Belgia itu mencetak dua gol. Pertama, ia membuat gol lewat tendangan penalti pada menit ke-22 yang merupakan gol ke-299 untuk klub dan negaranya. Kemudian, mantan penyerang Manchester United itu menciptakan gol keduanya pada menit ke-45 yang menjadi gol ke-300.

    Dalam laga itu, satu gol Inter dicetak oleh Lautaro Martinez. Penyerang Argentina itu membuat gol ketiga untuk timnya pada menit ke-64, tiga menit setelah Lazio mencetak gol melalui Sergej Milinkovic-Savic.

    Baca juga: Top Skor Liga Italia Senin 15 Februari: Lukaku Borong 2 Gol, Samai Ronaldo 

    Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku mmencetak gol ke gawang Lazio melalui titik penalti dalam pertandingan Liga Italia Serie A di Stadion San Siro, Milan, 15 Februari 2021. REUTERS/Alessandro Garofalo

    Romelu Lukaku bergabung dengan Inter dari Manchester United dengan kesepakatan 80 juta pound sterling pada musim panas 2019. Sejak berseragam Nerazzuri, pemain 27 tahun ini telah mencetak 56 gol dalam 80 pertandingan di semua kompetisi.

    Dua gol Lukaku ini membuat koleksinya menyamai penyerang Juventus Cristiano Ronaldo di posisi teratas top skor Serie A Liga Italia dengan 16 gol.

    Kemenangan Inter Milan atas Lazio ini membuat pasukan Antonio Conte naik ke puncak klasemen Serie A Liga Italia menggeser AC Milan. Mereka kini unggul satu poin dari Rossoneri, dengan 50 poin dari 22 pertandingan yang sudah dimainkan.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.