Rekap Hasil Liga Champions Kamis: Porto vs Juventus 2-1, Sevilla vs Dortmund 2-3

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Borussia Dortmund Erling Braut Haaland. REUTERS/Leon Kuegeler

    Pemain Borussia Dortmund Erling Braut Haaland. REUTERS/Leon Kuegeler

    TEMPO.CO, Jakarta - Babak 16 besar Liga Champions pada Kamis dinihari, 18 Februari 2021, menampilkan hasil leg pertama: FC Porto vs Juventus 2-1, Sevilla vs Dortmund 2-3.

    Inilah hasil selengkapnya:

    FC Porto vs Juventus 2-1

    Kejutan terjadi di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Kamis dinihari WIB, 18 Februari 2021. Tim asal Portugal, FC Porto, mampu mengalahkan Juventus 2-1.

    Mereka langsung menggebrak dan unggul dua gol lewat Mehdi Taremi (menit 2) dan Moussa Marega (46). Juventus hanya bisa membalas satu gol lewat Federico Chiesa (82).

    Cristiano Ronaldo tampil penuh dalam laga yang berlangsung di negara asalnya ini. Tapi ia gagal menolong Juve dari kekalahan.

    Kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua, di kandang Juventus, pada Rabu dinihari WIB, 11 Maret 2021.

    Sevilla vs Borussia Dortmund 2-3

    Borussia Dortmund mampu melupakan rangkaian hasil buruk di liga domestik dan meraih kemenangan di di Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla, Spanyol. Tim asal Jerman itu menekuk tuan rumah Sevilla dengan skor 3-2.

    Sempat kebobolan oleh gol Suso (7), Dortmund berbalik unggul lewat gol Mahmoud Dahoud (19) dan brace dari Erling Haaland (27, 43). Sevilla hanya bisa menambah satu gol lagi lewat Luuk de Jong (84).

    Baca Juga: 6 Berita Terkini Bursa Transfer, Termasuk Incaran Baru MU

    Hasil ini jadi keuntungan besar bagi Dortmund yang selanjutnya akan menjamu Sevilla pada leg kedua, Rabu dinihari WIB, 11 Maret 2021.

    Selanjutnya: Rekap Hasil dan Jadwal Liga Champions


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.