Liverpool vs Everton, Carlo Ancelotti Percaya Diri Timnya Bisa Menang

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Everton Carlo Ancelotti. REUTERS

    Pelatih Everton Carlo Ancelotti. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Everton, Carlo Ancelotti percaya diri timnya bisa mengalahkan Liverpool dalam derby Merseyside pada pekan ke-25 Liga Inggris di Anfield, Sabtu waktu setempat atau Minggu dinihari WIB, 21 Februari 2021.

    Derby terakhir yang berlangsung di Goodison Park pada awal musim ini, Oktober lalu, Dominic Calvert-Lewin berhasil menyelamatkan Everton dari kekalahan. Kali itu pertandingan berakhir imbang 2-2.

    Menghadapi Liverpool, Everton sulit untuk menang. Mereka belum pernah mengalahkan The Reds sejak kemenangan di Liga Premier pada 2010 di kandang. Sementara, catatan untuk laga tandang, mereka terakhir menang pada 1999.

    Baca Juga: Jadwal Bola Live Sabtu 20 Februari: Chelsea, Liverpool, Madrid, Atletico, Bayern

    Carlo Ancelotti mengatakan, Everton saat ini beada dalam situasi yang bagus untuk menantang sang juara bertahan ketika mengunjungi Anfield. Ia meyakini, sekarang saatnya mengalahkan The Reds.

    "Setiap derby yang Anda mainkan untuk Everton melawan Liverpool, Anda ingin menang, tentu saja," katanya.

    "Ini waktu yang lama sejak Everton mampu memenangkan derby dan besok bisa menjadi waktu yang tepat. Tapi, itu tergantung pada apa yang bisa kami lakukan di lapangan," ucap Ancelotti.

    Pelatih Italia berusia 61 tahun ini menegaskan bahwa pasukannya tidak berada dalam tekanan dengan catatan masa lalu mereka yang sudah sejak lama tidak bisa mengalahkan Liverpool.

    "Saya pikir kami lebih baik dibandingkan dengan dulu, jadi saya pikir kami memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan hasil bagus."

    Menjelang perjalanan ke Anfield, Everton kalah dua kali berturut-turut dari Fulham 2-0 dan Manchester City 3-1 pada pertengahan pekan. Sementara, Liverpool kalah tiga kali beruntun, dua di antaranya terjadi di kandang, lawan Brighton 0-1 pada awal Februari dan Manchester City 1-4 tiga hari berikutnya.

    Kekalahan di kandang yang dialami Liverpool sepertinya terpengaruh dari suasana stadion yang berbeda di masa pandemi virus corona. Ketika pertandingan berlangsung tertutup, pasukan The Reds tidak mendapatkan dukungan suporter yang berisik dan mengintimidasi tim tamu.

    Ancelotti mengaku situasi itu bisa menjadi keuntungan bagi timnya. "Yang pasti mereka telah kehilangan dukungan dari suporter mereka. Dalam pengertian ini, Anfield adalah salah satu stadion yang paling sulit untuk dimainkan."

    "Fakta bahwa suporter tidak ada bisa menjadi keuntungan bagi tim tamu," kata dia. "Tapi itu juga yang terjadi pada kami dan tim lain di musim spesial ini, di mana Anda tidak bisa mendapat dukungan dari penggemar."

    Liverpool saat ini di urutan keenam klasemen Liga Inggris, sedangkan Everton berada di bawah mereka dengan selisih tiga poin. Jika pasukan Carlo Ancelotti bisa menang, nilainya akna sama dengan The Reds tetapi mereka tetap lebih unggul selisih gol.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.