Liga Europa: Leicester City Disingkirkan Praha, Rodgers Akui Timnya Layak Kalah

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Leicester City Brendan Rodgers. Reuters/Paul Childs

    Pelatih Leicester City Brendan Rodgers. Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub Liga Inggris, Leicester City, kandas di babak 32 besar Liga Europa. Mereka takluk 0-2 saat menjamu Slavia Praha (Republik Cek), Jumat dinihari WIB. Skor akhir juga menjadi 0-2 buat keunggulan lawan karena pada laga pertama keduanya hanya bermain 0-0.

    Hasil ini menjadi pukulan bagi The Foxes yang tengah mencorong di Liga Inggris. Mereka saat ini menjadi penghuni posisi ketiga klasemen dan masih berpeluang juara.

    Pelatih Leicester, Brendan Rodgers, mengakui timnya pantas kalah dalam laga itu. Mereka kebobolan oleh gol Lukas Provod dan Abdallah Dipo Sima dalam pertandingan di Kong Power Stadium itu.

    Baca Juga: Rekap Hasil Liga Europa, Daftar Tim Lolos, dan Jadwal Undian Hari Ini

    "Kami kalah dari tim yang lebih baik," kata dia. "Saya bertanggung jawab atas tim yang saya pilih. Saya memilih tim yang saya rasa bisa memenangi pertandingan."

    "Kami tidak menciptakan cukup peluang dalam dua pertandingan. Kami tidak bertahan dengan intensitas dan membiarkan dua gol yang mengecewakan. Tim yang lebih baik menang."

    “Kami memulai dengan cukup baik. Kami tidak memiliki kualitas yang cukup untuk memecah lawan."

    "Saya tidak ingin memberikan terlalu banyak alasan. (Kami memiliki) pemain yang tidak tersedia malam ini di bagian depan. Namun, saya masih mengharapkan kami untuk tampil lebih baik. Mereka akan belajar dari ini."

    "Kami kecewa karena tersingkir, tetapi kami tahu kami tidak cukup bagus. Semoga sukses untuk Slavia di babak berikutnya."

    Baca Juga: Kata Gattuso Setelah Napoli Disingkirkan Granada di Liga Europa

    Leicester City menjadi salah satu tim besar yang terhenti di babak 32 besar Liga Europa. Klub asal Italia, Napoli, juga dihentikan Granada, asal Spanyol.

    UEFA | OMNI SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.