Liga Europa: Simak Catatan dari Pioli Setelah AC Milan Lolos dengan Hasil Seri

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stefano Pioli. REUTERS

    Stefano Pioli. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaAC Milan lolos ke babak 16 besar Liga Europa meski hanya bermain 1-1 saat menjamu Red Star Belgrade (Serbia) Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Jumat WIB. Skor agregat menjadi 3-3 dan klub Liga Italia lolos berkat keunggulan gol tandang.

    Milan unggul cepat lewat eksekusi penalti Franck Kessie pada menit kesembilan. Namun, mereka kebobolan oleh gol El Fardou Ben Nabouhane pada menit ke-24. Milan gagal menambah golnya meski pemain Red Star, Marko Gobeljic, mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-70.

    Hasil seri ini memastikan Milan gagal menang dalam tiga laga terakhirnya. Di Liga Italia mereka juga baru dikalahkan Inter Milan dan Spezia.

    Baca Juga: Rekap Hasil Liga Europa, Daftar Tim Lolos, dan Jadwal Undian Hari Ini

    Pelatih Milan, Stefano Pioli, menilai timnya harus mampu lebih mendominasi pertandingan.

    “Tim mungkin masih muda, tapi memiliki mentalitas yang matang. Jelas, kami tidak dalam periode terbaik kami," kata dia. "Banyaknya kemenangan memberi kami energi dan kepercayaan diri, jadi sekarang elemen-elemen itu sedikit berkurang.”

    "Sayang sekali kami tidak mengontrol situasi dengan lebih baik, dengan sedikit lebih presisi dalam hal umpan dan saat membuat pilihan. Tetapi yang terpenting adalah lolos dan melwati tim yang menyebabkan masalah pada kedua pertemuan."

    “Di leg pertama, kami berhenti mencari gol ketiga dan berpuas diri. Kami tidak melakukannya kali ini, kami memiliki peluang dengan Rebic dan Ibrahimovic. Pada level ini, masalahnya adalah soal detail dan margin terkecil dapat membuat perbedaan besar. "

    Baca Juga: Kata Gattuso Setelah Napoli Disingkirkan Granada di Liga Europa

    Belakangan ada kesan Milan mulai merasa terbebani dengan tekanan untuk memberikan hasil. Sebelumnya, ketika masih underdog, mereka bisa bermain lebih lepas.

    Apa kata Pioli soal ini? “Jika kami memikirkan musim kami, itu masih penuh dengan hal-hal positif. Musim tidak berakhir di sini, memenangi Liga Europa akan memberi Anda tempat di Liga Champions."

    "Kami membuat lebih banyak kesalahan dan tidak sekokoh di masa lalu, tetapi ini adalah batu loncatan yang sangat penting dan sangat penting bagi dan sangat penting bahwa kami berhasil melewatinya."

    “Saya pikir mungkin ada beberapa kelelahan, lebih ke psikologis ketimbang fisik, karena kami memulai kampanye dari babak penyisihan."

    "Saya mencoba untuk tetap bersama para pemain saya sepanjang pertandingan, memberi mereka dorongan yang tepat, tetapi mereka adalah tim yang bertanggung jawab dan mungkin mereka mulai merasakan tekanan."

    "Seharusnya ini tidak terjadi, karena kami memiliki kampanye yang luar biasa dan melalui saat-saat sulit akan membantu kami menjadi lebih kuat di masa depan."

    “Dulu, kami lebih bisa mengontrol permainan, mengopernya dari belakang, menciptakan peluang dengan cepat dalam serangan. Sekarang gerakan lambat membuat permainan kami lebih terulur. Saya pikir itu sebagian karena lawan menjadi lebih mengenal, sebagian lagi karena kami tidak bergerak secepat itu."

    Baca Juga: Leicester City Kanda di Liga Europa, Brendan Rodgers Akui Timnya Layak Kalah

    "Kami perlu lebih mendominasi pertandingan, melakukan gerakan yang lebih terkoordinasi dan lebih agresif menyingkirkan penanda kami."

    AC Milan akan menantikan hasil undian babak 16 besar Liga Europa yang akan dilakukan Jumat ini, 26 Februari 2021, mulai 19.00 WIB.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.