Guardiola Akui Faktor Duit Sebagai Kunci Sukses Manchester City Saat Ini

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester City Pep Guardiola. REUTERS

    Pelatih Manchester City Pep Guardiola. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tak menampik anggapan bahwa faktor uang membuat skuad asuhannya berhasil meraih kesuksesan. Menurut dia, untuk meraih banyak gelar juara memang membutuhkan modal yang besar.

    Berbicara dalam konferensi pers menjelang laga kontra West Ham United, Guardiola menyatakan bahwa untuk membangun tim yang hebat dibutuhkan banyak hal. Salah satunya, menurut dia adalah keberadaan pemain bintang yang harus didatangkan dengan uang yang besar.

    "Ada banyak faktor (untuk membentuk tim hebat) - pertama-tama organisasi yang sangat kuat, orang-orang yang baik, luar biasa menyenangkan, staf ruang belakang, staf dan pemain terutama. Tetapi ketika anda mencapai apa yang telah dicapai klub ini dalam empat tahun, memenangkan banyak pertandingan, anda perlu untuk memiliki pemain top," kata Guardiola.

    "Anda bisa memenangkan satu gelar dengan pemain yang biasa, tetapi untuk memenangkan banyak gelar anda membutuhkan pemain top, top, top. Dan pemain top menghabiskan banyak uang, itulah refleksi saya. Itu tidak sinis, itu kebenaran."

    Dia pun mencontohkan bagaimana Bayern Munchen, Barcelona, Real Madrid, Juventus dan AC Milan bisa mendominasi kompetisi di negara masing-masing. Menurut dia, tim-tim itu bisa terus mempertahankan dominasi karena mereka memiliki lebih banyak uang ketimbang tim lainnya.

    Baca: Manchester City Vs West Ham, Simak 7 Data dan Fakta Menarik Ini

    Dia pun menyatakan bahwa Manchester City telah menghabiskan sangat banyak uang untuk menembus jajaran tim elit di Liga Inggris. Hal itu sangat penting karena pada era-era sebelumnya mereka sangat tertinggal dari tim-tim seperti Manchester United yang banyak membeli pemain top.

    "Untuk berada di sana (jajaran tim elit) anda harus belanja. Sebelumnya, ketika United terus menang, menang dan menang, itu karena mereka menghabiskan yang lebih banyak dari tim lainnya. Di Barcelona dan Real Madrid pun sama."

    "Saya tak menilai kami berbeda dari tim elit lainnya di dunia ini. Kami harus menerimanya dan melakukan pekerjaan yang harus kami lakukan."

    Jawaban Pep Guardiola itu tampaknya menjadi pemuas bagi media-media Inggris yang terus menyebutkan bahwa kesuksesan Manchester City musim ini dikarenakan faktor uang. Pada bursa transfer musim panas lalu, Manchester City memang menjadi tim Inggris kedua dengan belanja terbanyak, hanya kalah dari Chelsea.

    Menurut catatan Transfermarkt, The Citizens menghabiskan dana hingga 177,8 juta euro untuk mendatangkan sembilan pemain. Yang paling mahal adalah bek Ruben Dias yang dibeli dari Benfica dengan mahar 68 juta euro.

    Pembelian mahal Guardiola itu terbukti ampuh. Manchester City kini memuncaki klasemen Liga Inggris dengan perolehan 59 angka atau unggul 10 angka dari pesaing terdekatnya, Manchester United.

    MANCHESTER EVENING NEWS| TRANSFERMARKT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.