Liga Italia: AS Roma vs AC Milan Berakhir 1-2, Begini Komentar Stefano Pioli

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stefano Pioli. REUTERS

    Stefano Pioli. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaAnte Rebic mencetak gol untuk mengamankan kemenangan 2-1 yang diraih AC Milan atas AS Roma pada pertandingan Liga Italia yang dimainkan di Stadion Olimpico, Roma, Senin dinihari WIB.

    Tambahan tiga poin membuat tim peringkat kedua Milan kini kembali terpaut empat poin dengan pemuncak klasemen Liga Italia, Inter Milan. Milan mengoleksi 52 poin, sedangkan Roma tetap di posisi kelima dengan koleksi 44 poin, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

    Milan keluar menyerang sejak awal. Zlatan Ibrahimovic memaksa kiper Pau Lopez, dan kemudian Fikayo Tomori mencetak gol yang tidak disahkan karena offside.

    Ibrahimovic merebut bola dari Lopez yang lengah setelah menerima operan Federico Fazio, namun sepakan tumit pemain Swedia itu melebar. Beberapa saat kemudian Rebic melepaskan sepakan yang masih dapat ditepis kiper Lopez.

    Milan baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-43 melalui eksekusi penalti. Wasit memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran yang dilakukan Fazio terhadap Davide Calabria, setelah dilakukan tinjauan VAR diputuskan bahwa pelanggaran itu terjadi di kotak terlarang. Eksekutor reguler Milan Frank Kessie sukses menjalankan tugasnya.

    Roma menyamakan kedudukan setelah turun minum, tepatnya pada menit ke-50. Setelah menerima operan dari Leonardo Spinazzola, Veretout melepaskan sepakan kaki kanan melengkung ke sudut kanan atas gawang Milan. Itu merupakan gol kesepuluh Veretout musim ini.

    Kedudukan imbang 1-1 tidak bertahan lama karena Milan merestorasi keunggulannya pada menit ke-58. Kiper Lopez melakukan kesalahan sehingga bola dapat dikuasai Alexis Saelemaekers, bola kemudian diberikan kepada Rebic, yang berputar dan mengecoh Mancini, untuk kemudian menempatkan bola ke sudut kiri jauh gawang.

    Setelah gol dari Rebic, sejumlah peluang dimiliki kedua tim. Milan mendapatkannya dari pemain pengganti Rafael Leao, kemudian Roma memiliki peluang bagus dari tendangan Mkhitaryan yang membentur tiang gawang.

    Pada fase akhir pertandingan, Roma bahkan memiliki dua peluang bagus untuk menyamakan kedudukan. Namun Pedro gagal melakukan penyelesaian dengan sempurna dan sepakan keras Mkhitaryan tertuju lurus ke kiper Donnarumma.

    Baca Juga: Top Skor Liga Italia: Lukaku Tambah Gol, Dekati Ronaldo

    Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengaku menikmati permainan tempo dan intensitas tinggi yang ditunjukkan kedua tim. Ia juga senang karena timnya mampu bangkit setelah gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhir.

    "Saya memberi tahu tim bahwa dua pertandingan negatif tidak bisa membuat kami kehilangan kepercayaan diri yang kami bangun bersama selama lebih dari setahun," kata dia.

    "Kami berharap untuk melakukan lebih baik selama dua minggu terakhir, tetapi fakta bahwa kami tampil tidak sesuai harapan hanya memberi kami lebih banyak motivasi."

    "Pada babak pertama kami luar biasa, kami bisa mencetak lebih banyak gol. Itu adalah pertandingan dengan tempo dan intensitas tinggi, jenis yang kami sukai."

    "Melawan Roma yang sangat kuat, jadi kebobolan gol bisa terjadi, tapi para pemain pantas mendapat pujian."

    AC Milan selanjutnya akan menjamu Udinese dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-25 tengah pekan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.