Tak Dapat Izin dari Polisi, Laga Timnas U-22 vs Tira Persikabo Batal Digelar

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pesepak bola tim nasional (timnas) U-22 berlatih di Lapangan D, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Maret 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Sejumlah pesepak bola tim nasional (timnas) U-22 berlatih di Lapangan D, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Maret 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaPertandingan uji coba Timnas U-22 Indonesia versus Tira Persikabo di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB, batal digelar. PSSI tidak mendapatkan izin keramaian dari kepolisian.

    "Kegiatan ini belum ada izinnya sehingga kami melarang untuk dilaksanakan," kata Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno.

    Menurut Singgih, izin keramaian belum terbit karena panitia penyelenggara terlambat membuat pengajuan.

    Panitia, dia melanjutkan, baru memasukkan surat terkait laga itu pada hari pertandingan. "Panitia sudah bersurat tetapi baru hari ini. Terlalu mepet," kata Singgih menegaskan.

    Sejatinya pemain tim nasional U-22 Indonesia dan Tira Persikabo sudah tiba di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, sekitar satu jam sebelum laga.

    Namun, mereka harus kembali ke penginapan karena polisi meminta agar pertandingan tidak dilaksanakan karena belum ada izin keramaian.

    Sampai berita ini diturunkan, PSSI sendiri belum memberikan keterangan resmi mengenai situasi tersebut.

    Timnas U-22, yang tengah menjalani pemusatan latihan persiapan SEA Games 2021, dijadwalkan mengikuti dua pertandingan uji coba pada Maret 2021.

    Baca Juga: Jelang Piala Menpora, Hansamu Yama Tinggalkan Persebaya

    Selain menghadapi Tira Persikabo, Timnas U-22 nantinya akan melawan Bali United pada Jumat (5 Maret).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.