Guardiola Soal Barcagate: Bartomeu Tak Bersalah Hingga Putusan Pengadilan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian Mosso d'Esquadra berada di kantor manajemen Barcelona saat akan melakukan penggeledahan di Barcelona, Spanyol, 1 Maret 2021. Penggeledahan itu dilakukan untuk mencari barang bukti dan dokumen terkait skandal Barcagate yang sempat mengguncang publik pada Februari tahun lalu. REUTERS/Albert Gea

    Petugas kepolisian Mosso d'Esquadra berada di kantor manajemen Barcelona saat akan melakukan penggeledahan di Barcelona, Spanyol, 1 Maret 2021. Penggeledahan itu dilakukan untuk mencari barang bukti dan dokumen terkait skandal Barcagate yang sempat mengguncang publik pada Februari tahun lalu. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, ikut berkomentar soal skandal Barcagate yang membuat mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, ditangkap polisi. Dia berharap kasus ini segera usai.

    Guardiola menyatakan bahwa semakin terkuaknya skandal tersebut membuat situasi Barcelona tak nyaman. Dia tak mau berkomentar soal peran Bartomeu dan menyerahkan hal itu kepada pengadilan.

    "Ini situasi yang tidak nyaman, tetapi saya harap ini akan berakhir dengan baik," kata Guardiola dalam konferensi pers Rabu kemarin waktu setempat.

    "Ia (Bartomeu) tidak bersalah sampai pengadilan membuktikan sebaliknya."

    Polisi Katalunya menangkap Bartomeu dan tiga petinggi Barcelona lainnya pada Senin kemarin waktu setempat. Mereka ditangkap karena dianggap telah melakukan korupsi terhadap keuangan klub itu. Bartomeu sendiri telah dibebaskan sementara pada Selasa atau sehari setelah ditangkap.

    Baca:  Soal Bartomeu dan Barcagate, Begini Reaksi Pelatih Barcelona Ronald Koeman

    Guardiola berharap bekas klubnya bangkit dari situasi sulit dengan terpilihnya presiden baru. Barcelona dijadwalkan melakukan pemilihan presiden baru pada 7 Maret, dengan Joan Laporta, Victor Font, dan Toni Freixa bersaing untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Bartomeu.

    "Satu pekan lagi kami akan memiliki presiden baru," katanya. "Ini situasi yang sulit di Barcelona, tetapi presiden baru perlu memiliki keberanian untuk memimpin di tahun-tahun mendatang. Sebanyak mungkin orang dapat memilih dan memimpin klub terbaik di dunia."

    "Saya cukup yakin mereka akan kembali lebih kuat. Presiden baru harus memimpin dengan percaya diri dan mengumpulkan para penggemar dan itu akan menjadikan mereka klub seperti sekarang ini. Saya menantikan pemilihan."

    Guardiola dianggap sebagai salah satu pemain dan pelatih terbaik Barcelona. Dia bergabung dengan klub tersebut sebagai pemain muda pada tahun 1984. Sepanjang karirnya sebagai pemain, dia mempersembahkan lima gelar Liga Spanyol sebelum memutuskan hengkang pada 2001.

    Setelah pensiun sebagai pemain, Guardiola kembali ke klub itu dan melatih Barcelona B pada 2007. Setahun kemudian dia ditunjuk menangani tim senior Barcelona menggantikan Frank Riijkard.

    Barcelona menjalani era keemasan saat diasuh oleh Guardiola. Mereka sukses memenangkan Liga Spanyol selama tiga musim beruntun plus dua gelar juara Copa del Rey, dan dua gelar juara Liga Champions.

    Pep Guardiola pun hengkang pada 2012. Dia tak terkait dengan skandal Barcagate yang disebut dimulai pada 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.