Liverpool vs Chelsea 0-1, Jurgen Klopp: Ada Satu Orang yang Patut Dikritik

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juergen Klopp. REUTERS

    Juergen Klopp. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaJurgen Klopp mengatakan ia bertanggung jawab atas hasil-hasil buruk Liverpool belakangan ini, termasuk ketika dipecundangi Chelsea dengan skor 0-1 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Kamis waktu setempat (Jumat dinihari WIB).

    Hasil itu membuat Klopp kembali masuk buku sejarah Liverpool, tetapi dalam kolom yang buruk, yakni untuk pertama kalinya menelan lima kekalahan kandang beruntun.

    Klopp mengatakan tidak mau mencari-cari alasan, tetapi dalam pertandingan tertentu terkadang hasil dipengaruhi oleh momen-momen penting.

    "Saya pikir pertandingan semacam ini ditentukan oleh sejumlah momen, dan selalu demikian, untuk menciptakan momen itu Anda harus berjuang dan dalam beberapa momen perlu memberikan usaha dalam level yang berbeda. Itu yang saya katakan kepada para pemain," kata Jurgen Klopp dilansir laman resmi Liverpool.

    "Di momen-momen itu, bukan lagi soal taktik, tetapi tentang kegigihan, kekuatan hati dan semacamnya, tetapi bukan berarti saya bilang para pemain tidak memperlihatkan kekuatan hati itu, saya yakin mereka mengerahkan segalanya, tetapi kita sedang berbicara tentang dua, tiga atau empat persen terakhir yang menentukan."

    "Bukan itu masalahnya, kami memiliki tim yang amat sangat baik, di lapangan malam ini ada beberapa momen permainan bagus, tetapi di momen menentukan tidak cukup bagus."

    "Dan untuk itu semua, hanya ada satu orang yang patut dikritik, yakni saya dan segenap tim. Itu yang saya katakan."

    Catatan kelam di Anfield terancam bisa menjadi lebih buruk, jika Liverpool tidak segera menemukan kembali kekuatan mentalnya saat menjamu tim zona degradasi Fulham pada Minggu (7 Maret).

    Baca Juga: Posisi Everton Kini di Atas Liverpool, Apa Kata Ancelotti?

    Liverpool, yang sudah dipastikan kehilangan gelar juara Liga Inggris, terancam gagal menembus empat besar setelah mereka melorot ke urutan ketujuh klasemen dengan koleksi 43 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.