Liverpool Vs Chelsea 0-1, Era Trio Firmansah Sudah Habis?

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Chelsea Mason Mount mencetak gol ke gawang Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 5 Maret 2021. Pool via REUTERS/Phil Noble

    Gelandang Chelsea Mason Mount mencetak gol ke gawang Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, 5 Maret 2021. Pool via REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekalahan 0-1 pada laga Liverpool vs Chelsea membuat skuad asuhan Jurgen Klopp mencatatkan rekor kekalahan di kandang terburuk dalam sejarah. Mandulnya Trio Firmansah (Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah) dianggap berkontribusi besar atas hal itu.

    Liverpool mencatatkan lima kekalahan beruntun di Stadion Anfield dengan hasil laga dinihari tadi. Mantan kapten The Kop, Jamie Carragher menilai anak asuh Jurgen Klopp memiliki besar di lini depan.

    "Mereka terlihat seperti tak akan mencetak gol. Bukan pada laga kali ini saja mereka tak mencetak gol," kata Carragher seperti dilansir laman Sky Sports.

    "Anda tak pernah merasa mereka akan mencetak gol (pada laga dinihari tadi). Dengan 20 menit tersisa, anda bisa yakin mereka tak akan mencetak gol."

    Carragher mengaku heran kenapa lini depan Liverpool mandul. Padahal, menurut dia, masalah timnya tersebut berada di lini belakang karena cederanya Virgil van Dijk, Joe Gomez dan Joel Matip. Dia pun menilai trio Firmansah saat ini tak terlihat cukup menakutkan bagi lini belakang lawan.

    "Lini depan mereka saat ini terlihat tak cukup memberikan bahaya dan sebenarnya tak ada banyak pemain yang cedera," kata dia.

    "Anda bisa mengatkaan Fabinho dan Jordan Henderson hilang di lini tengah, tetapi mereka lebih ke gelandang bertahan. Itu yang sangat saya khawatirkan ke depannya, dari mana mereka akan dapat mencetak gol musim depan."

    Baca: Liverpool Vs Chelsea 0-1, Ini Alasan Klopp Tarik Mohamed Salah Keluar

    Trio Firmansah memang menjadi andalan Liverpool untuk mencetak gol sejak ditangani Jurgen Klopp pada 2015. Sejak akhir musim lalu, ketiganya telah mencetak total 250 gol untuk Liverpool di semua kompetisi.

    Sukses Liverpool meraih gelar juara Liga Champions musim 2018-2019 dan Liga Inggris musim 2019-2020 juga tak lepas dari ketajaman ketiganya. Mereka bahkan sempat dianggap sebagai trio penyerang terbaik di dunia.

    Akan tetapi musim ini produktivitas mereka memang menurun drastis. Hanya Mohamed Salah yang dianggap mampu tampil konsisten dengan telah menyumbangkan 24 gol di semua kompetisi. Sadio Mane baru mencetak 11 gol sementara Roberto Firmino enam gol.

    Karena itu, Carragher menilai Jurgen Klopp harus merombak trio Firmansah musim depan. Menurut dia, Liverpool harus membeli pemain yang bisa mencetak banyak gol untuk bersaing dengan tim-tim lain yang kini tampak lebih kuat.

    "Liverpool harus melakukan pembelian besar di bursa transfer dalam hal pencetak gol. Akan sangat sulit bagi Liverpool untuk mengakhiri musim di posisi empat besar Liga Inggris karena Chelsea sangat bagus, mereka memiliki skuad yang top," kata dia.

    Pada bursa transfer musim panas lalu, Liverpool sebenarnya berencana mendatangkan Timo Werner dari RB Leipzig. Akan tetapi mereka mengurungkan rencana itu karena tidak memiliki dana. Werner akhirnya berlabuh ke Chelsea.

    Kekalahan 0-1 pada laga Liverpool vs Chelsea itu membuat The Reds harus turun ke peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris. Peluang mereka untuk mempertahankan trofi juara musim ini nyaris musnah karena sudah tertinggal 22 angka dari pemuncak klasemen, Manchester City.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.