Kata Igor Kriushenko Soal Penyebab Kekalahan Tira Persikabo dari Timnas U-22

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Timnas U-23 dan Tira Persikabo Syahrul Trisna bersiap mengikuti laga uji coba di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Maret 2021. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Pesepak bola Timnas U-23 dan Tira Persikabo Syahrul Trisna bersiap mengikuti laga uji coba di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Maret 2021. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, JakartaPelatih Tira Persikabo Igor Kriushenko menyebut bahwa kelelahan mempengaruhi kekalahan skuadnya dengan skor 0-2 dari Timnas U-22 Indonesia dalam laga uji coba di Jakarta, Jumat.

    "Kami bermain baik pada 20 menit awal. Namun, setelah itu kaki-kaki para pemain lelah sehingga kami langsung kehilangan kontrol," ujar Igor Kriushenko usai pertandingan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.

    Juru taktik asal Belarusia itu mengakui anak-anak asuhnya belum 100 persen siap untuk bertanding.

    Igor pun berjanji untuk berbenah agar kemampuan pemain terus meningkat. Apalagi mereka akan berkompetisi di turnamen pramusim Piala Menpora 2021 yang dimulai 21 Maret. "Ini evaluasi untuk tim," kata pria berusia 57 tahun itu.

    Tira Persikabo, yang turun tanpa pemain asing, sejatinya tidak bermain buruk terutama pada babak pertama saat menghadapi timnas Indonesia.

    Mereka mampu memberikan tekanan demi tekanan. Akan tetapi, dari banyaknya peluang yang mereka ciptakan, tidak ada satu pun berbuah gol.

    Igor pun sangat menyayangkan hal tersebut. "Banyak momen kami dapat membuat gol, tetapi penyelesaian akhir kurang baik. Kekalahan selalu tidak mengenakkan. Itulah mengapa saya ingin mendatangkan pemain asing untuk lini depan, tengah dan belakang, demi memperbaiki performa tim," kata dia.

    Baca Juga: Shin Tae-yong Menilai Performa Timnas U-22 Tak Sesuai Harapan Meski Mampu Kalahkan Tira Persikabo
    Senada dengan sang pelatih, gelandang Tira Persikabo Guntur Triaji juga menyebut hasil dari pertandingan melawan timnas U-22 Indonesia menjadi acuan untuk memperbaiki diri. "Hasil ini menjadi bahan evaluasi untuk Piala menpora dan, berikutnya, liga," kata pesepak bola asal Lampung tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.