Uji Coba Timnas U-22 vs Bali United: Babak Pertama Skor 1-0

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas U-22, Muhammad Rafli dan Kushedya Hari Yudo. (twitter/@pssi)

    Pemain Timnas U-22, Muhammad Rafli dan Kushedya Hari Yudo. (twitter/@pssi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan uji coba timnas U-22 Indonesia melawan Bali United berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu, 7 Maret 2021. Pada babak pertama, timnas unggul 1-0.

    Timnas U-22 terus digempur serangan oleh Bali United sejak awal babak pertama. Beberapa kali tim berjuluk Serdadu Tridatu mendapatkan peluang mencetak gol meski belum berhasil menjebol gawang yang dikawal Muchamad Aqil Savik.

    Pada menit ke-26, pelatih Shin Tae-yong melakukan pergantian. Ia menarik keluar Kahar kalu, Mifhatul Hamdi, M. Rafli dan Andy Setyo, untuk memasukkan YacobYacob Sayuri, Adam Alis Setyano, Rachmat Irianto dan Kushedya Hari Yudo.

    Pergantian pemain yang dilakukan Shin Tae-yong membuahkan hasil. Pada menit ke-37, timnas U-22 mencetak gol melalui sundulan kepala Kushedya Hari Yudo yang memanfaatkan umpan silang dari Osvaldo Haay.

    Baca Juga: Timnas U-22 vs Tira Persikabo 2-0, Shin Tae-yong Catat Masih Banyak Kekurangan

    Pada menit ke-43, timnas U-22 mempunyai kesempatan untuk menambah keunggulan. Saat itu, Evan Dimas mengirim umpan ke arah Yacob Sayuri yang ada di depan gawang Bali United. Namun, Yacob gagal memanfaatkan peluang.

    Susunan pemain kedua tim

    Timnas U-22: Muchamad Aqil Savik (GK); Andy Setyo Nugroho, Rizky Ridho Pamadhani; Koko Ari Araya, Andik Rendika Rama; Hanif Syahbandi, Evan Dimas Darmono, Osvaldo Ardiles Haay, Mifhatul Hamdi; Kahar Kalu, Muhammad Rafli.

    Bali United: Wawan Hendrawan (GK); Ricky Farjin, Andika Wijaya, Haudi Abdillah, Komang Tri; Hariono, Diego Assiss, Fadil,Fadil; Fahmi, Rahmat, Spasojevic.

    RINA W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.