Piala Menpora 2021, Aji Santoso: Kesempatan Menempa Pemain Muda Persebaya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aji Santoso. Instagram/@Officialpersebaya

    Aji Santoso. Instagram/@Officialpersebaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengatakan tidak dibebani target untuk menjadi juara turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Mereka hanya ditargetkan bisa lolos fase grup.

    "Kalau saya sih pengen lebih dari target," ucap dia saat dihubungi Tempo, Senin, 8 Maret 2021.

    Aji menjelaskan tim asuhannya tidak dibebani target tinggi karena bermain tanpa pemain asing. Ia menyebut turnamen pramusim ini sebagai ajang untuk memberi kesempatan kepada pemain muda menambah pengalaman sebelum berlaga di Liga 1 musim 2021. "Saya memakai pemain lokal semua," ucap dia.

    Meski tidak mematok target tinggi, ia mengatakan bahwa tim berjuluk Bajul Ijo akan tetap tampil maksimal dan siap bersaing dengan tim-tim lainnya. Ia menegaskan Persebaya serius melakoni turnamen pramusim.

    Baca Juga: Piala Menpora 2021: Persija, Persib, Persebaya dan Arema FC di Grup Terpisah

    Untuk persiapan Piala Menpora 2021, Persebaya telah berlatih sejak pekan lalu. "Sudah mulai latihan hari Rabu kemarin," ucapnya.

    Menjelang bergulirnya Piala Menpora, Persebaya kehilangan sejumlah pemain bintang. Selain empat pemain asing, pemain timnas Irfan Jaya dan Hansamu Yama juga tidak memperpanjang kontrak. Sebagai pengganti mereka, manajemen Persebaya mendatangkan beberapa pemain, termasuk kiper Satria Tama dan penyerang Syamsul Arif.

    Piala Menpora 2021 bakal digelar pada 21 Maret sampai dengan 25 April mendatang dan diikuti 18 klub Liga 1. Mereka akan dibagi ke dalam empat grup yang berbeda di babak penyisihan yang digelar di Solo, Bandung, Sleman, dan Malang.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.