Chelsea Vs Everton 2-0, Thomas Tuchel Puji Kai Havertz

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Chelsea Kai Havertz melakukan selebrasi bersama Marcos Alonso usai membobol gawang Everton dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 9 Maret 2021. Chelsea kalahkan Everton 2-0. Pool via REUTERS/Glyn Kirk

    Gelandang Chelsea Kai Havertz melakukan selebrasi bersama Marcos Alonso usai membobol gawang Everton dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 9 Maret 2021. Chelsea kalahkan Everton 2-0. Pool via REUTERS/Glyn Kirk

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga Liga Inggris antara Chelsea vs Everton berakhir dengan skor 2-0. Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, memuji performa Kai Havertz yang menjadi otak bagi dua gol Chelsea tersebut.

    Tuchel menyatakan sangat senang dengan performa Havertz pada laga itu. Dia menyatakan tak pernah ragu dengan kemampuan si pemain.

    "Saya sangat senang dengan Kai. Saya menunjukkan kepercayaan kepadanya dan dia menggunakan kesempatannya malam ini dengan sangat baik. Dia menjalankan perannya dengan sangat baik dan menampilkan kinerja yang sangat baik," kata Tuchel seperti dilansir laman resmi Chelsea.

    '"Dia adalah pemain yang memiliki semua kualitas dan semua bakat untuk menjadi sosok yang dominan di lini serang. Dia selangkah lebih maju dan terlibat dalam banyak situasi serangan berbahaya bagi kami. Saya sangat senang dengannya dan dia bisa menunjukkan performa seperti yang dia lakukan malam ini, yang menurut saya memperlihatkan apa yang bisa dia bawa ke tim ini."

    "Kualitas, bakat, dan juga karakternya tidak diragukan lagi. Dia perlu beradaptasi dengan Liga Premier dan klub baru tempat dia bermain untuk memenangkan setiap pertandingan dan standar tertinggi adalah normal, tetapi dia melakukannya dengan sangat baik hari ini."

    Kai memang berperan besar atas dua gol Chelsea pada laga itu. Pada menit ke-31, dia melepaskan tendangan yang membentur bek Everton, Ben Godfrey, sehingga bola masuk ke gawang.

    Dia juga menjadi aktor penting atas gol penalti Jorginho pada laga tersebut. Chelsea mendapatkan penalti setelah penjaga gawang Jordan Pickford melakukan pelanggaran terhadap Havertz.

    Kai Havertz sebenarnya mampu mencetak gol pada menit ke-53. Sayangnya dia dianggap melakukan handball saat menerima umpan dari Callum Hudson-Odoi sehingga wasit menganulir gol tersebut.

    Baca: Klasemen Liga Inggris 9 Maret: Chelsea vs Everton 2-0, West Ham vs Leeds 2-0

    Tuchel menyatakan timnya layak meraih kemenangan tersebut. Dia mengakui Chelsea sempat kesulitan pada babak pertama namun mampu tampil lebih baik pada babak kedua.

    "Kami pantas menang," kata pria asal Jerman itu. "Itu adalah babak pertama yang sangat sulit dan kami kesulitan untuk menemukan momen yang tepat untuk berakselerasi di sepertiga akhir lapangan tetapi kami mengontrol permainan sepenuhnya."

    "Di babak kedua, kami meningkatkan level kami dan kami mengoper bola dengan lebih baik untuk menghindari tekanan. Kami menciptakan banyak peluang dan bisa mencetak lebih banyak gol. Saya pikir babak pertama adalah kinerja yang bagus tetapi babak kedua sangat baik."

    Chelsea berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 11 laga di bawah asuhan Thomas Tuchel. Mereka bahkan meraih delapan kemenangan di semua kompetisi.

    Kemenangan pada laga Chelsea vs Everton itu juga membuat The Blues tetap berada di posisi keempat klasemen Liga Inggris dengan raihan 50 angka dari 28 laga. Posisi mereka sebenarnya tak terlalu aman karena hanya berjarak dua angka dari West Ham yang baru bermain 27 kali. Sementara Everton harus turun ke posisi keenam dengan perolehan 46 angka.

    CHELSEA FC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.