Liga Champions, Barcelona Dinilai Sulit Kejar Ketertinggalan dari PSG

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona Lionel Messi dan pemain PSG Kylian Mbappe dalam pertandingan Liga Champions leg pertama babak 16 besar di Camp Nou, 16 Februari 2021. REUTERS/Albert Gea

    Pemain Barcelona Lionel Messi dan pemain PSG Kylian Mbappe dalam pertandingan Liga Champions leg pertama babak 16 besar di Camp Nou, 16 Februari 2021. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Langkah Barcelona di ajang Liga Champions musim ini akan ditentukan pada laga kedua babak 16 besar yang akan berlangsung Kamis besok. La Blaugrana kalah 1-4 pada laga pertama di Stadion Camp Nou.

    Barcelona memang memiliki kenangan indah atas PSG pada laga Liga Champions musim 2016-2017. Kalah 0-4 pada pertemuan pertama, mereka sukses lolos ke babak 16 besar setelah menang 6-1 pada laga kedua.

    Musim ini, Barcelona sendiri dianggap sedang bangkit. Jurnalis media Spanyol Sport, David Salinas, mencatat Lionel Messi cs kini terus menanjak di Liga Spanyol.

    Sejak awal tahun ini, skuad asuhan Ronald Koeman meraih delapan kemenangan dari sembilan laga di La Liga. Mereka hanya gagal menang ketika ditahan imbang Cadiz 1-1.

    Rentetan kemenangan itu membuat mereka perlahan naik di klasemen Liga Spanyol. Jika pada akhir tahun lalu mereka tertinggal delapan angka dari Real Madrid, kini Barcelona kokoh di posisi kedua dengan unggul dua angka dari rival abadinya tersebut.

    Di Copa del Rey, Barcelona pun sukses membalikkan keadaan. Tertinggal 0-2 dari Sevilla pada laga pertama semifinal mereka lolos ke partai puncak setelah meraih kemenangan 3-0 pada laga kedua.

    Baca: Liga Champions: PSG vs Barcelona, Neymar Sudah Pulih dan Siap Bermain

    Secara sejarah, belum ada satu pun tim yang berhasil lolos ke perempat final Liga Champions dengan mengalami kekalahan lebih dari tiga gol pada laga pertama di kandang sendiri.

    Pada pertemuan 2017 lalu, Barcelona berhasil mengalahkan sejarah yang menyebutkan belum ada satu pun tim yang lolos ke perempat final dengan ketertinggalan empat gol.

    Kini, sejarah dan PSG kembali menjadi tantangan besar bagi Barcelona. Akan tetapi mereka kali ini diprediksi tak akan mampu menjawab tantangan itu. Pasalnya kekuatan Barcelona saat ini tak lagi seperti 2017 lalu.

    Tak ada lagi trio Messi, Suarez dan Neymar yang menakutkan lawan. Mereka juga tak lagi memiliki jenderal lapangan tengah sekaliber Andres Iniesta.

    Sebaliknya, PSG justru berkembang pesat dengan kehadiran Kylian Mbappe dan Neymar. Plus, mereka adalah finalis Liga Champions musim lalu.

    Karena itu, Salinas pun menilai langkah Barcelona di Liga Champions musim ini sangat mungkin terhenti pada Kamis besok. Jarak tiga gol dan bermain di kandang lawan membuat misi tersebut dianggap tak mungkin.

    SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.