Tottenham Disingkirkan Dinamo Zagreb di Liga Europa, Begini Reaksi Mourinho

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho tampak kecewa saat keluar lapangan di akhir laga Tottenham melawan Dinamo Zagreb dalam leg kedua 16 besar Liga Europa di Stadion Maksimir, Kroasia, 18 Maret 2021. REUTERS/Antonio Bronic

    Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho tampak kecewa saat keluar lapangan di akhir laga Tottenham melawan Dinamo Zagreb dalam leg kedua 16 besar Liga Europa di Stadion Maksimir, Kroasia, 18 Maret 2021. REUTERS/Antonio Bronic

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho menuding pemain-pemainnya tidak menghormati tugasnya setelah timnya disingkirkan Dinamo Zagreb di Liga Europa. Tottenham gagal melaju ke perempat final setelah kalah 0-3 di leg kedua melawan klub asal Kroasia itu, Jumat dinihari WIB, 19 Maret 2021.

    Spurs yang sebelumnya sudah unggul 2-0 setelah menang di leg pertama pekan lalu, sebenarnya cukup bermain seri untuk bisa lolos ke babak delapan besar Liga Europa. Namun, tak disangka, mereka kalah 0-3 di leg kedua sehingga tersingkir dengan agregat 2-3.

    Jose Mourinho menuding para pemainnya tampil tidak bersemangat sehingga memberi kesempatan kepada Zagreb untuk membalikkan keadaan lewat hat-trick Mislav Orsic. Dia mencetak gol pada menit ke-62, 82, dan 106.

    Baca Juga: Daftar Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Liga Europa dan Jadwal Undiannya

    Kekalahan ini terjadi setelah mereka dikalahkan Arsenal dalam derbi London Utara beberapa hari sebelumnya. Hasil ini adalah kekalahan yang paling disesali oleh Mourinho sepanjang karier kepelatihannya.

    "Jika saya lupa 10 menit terakhir babak perpanjang waktu di mana kami melakukan segalanya untuk mengubah kedudukan, dalam 90 menit dan babak pertama masa perpanjangan waktu saya menyaksikan sebuah tim yang kehilangan segalanya di lapangan," kata Mourinho dalam laman ESPN.

    "Mereka kehilangan keringat, mereka kehilangan energi, mereka kehilangan darah dan pada akhirnya mereka kehilangan tangis bahagia," kata Mourinho menambahkan usai laga itu kepada BT Sport.

    Para pemain Tottenham Hotspur tertunduk saat keluar lapangan di akhir laga melawan Dinamo Zagreb dalam leg kedua 16 besar Liga Europa di Stadion Maksimir, Kroasia, 18 Maret 2021. REUTERS/Antonio Bronic

    Dia kesal kepada skuadnya yang tidak tampil sebagaimana mestinya kala menghadapi sebuah pertandingan menentukan. "Bagi mereka bukan pertandingan penting tapi bagi saya ini laga penting, untuk kehormatan yang saya miliki selama karier saya dan tugas saya sendiri."

    Ini ketiga kalinya Mourinho yang berulang kali mengantarkan tim-tim yang pernah dilatihnya menjuarai Liga Champions, kalah dengan selisih tiga gol dalam kompetisi Eropa dan kedua bagi Spurs setelah dicampakkan RB Leipzig dalam Liga Champions musim lalu.

    Dia pernah menelan kekalahan tiga gol melawan Borussia Dortmund saat melatih Real Madrid. Namun kali ini terasa jauh lebih buruk.

    Ekspresi pemain Tottenham Hotspur, Harry Kane saat keluar lapangan di akhir laga melawan Dinamo Zagreb dalam leg kedua 16 besar Liga Europa di Stadion Maksimir, Kroasia, 18 Maret 2021. Tottenham Hotspur tersingkir dari Liga Europa setelah menelan kekalahan telak 0-3 di markas Dinamo Zagreb. REUTERS/Antonio Bronic

    Mourinho mengungkapkan kekecewaannya. "Saya meninggalkan ruang ganti pemain (di markas) Dinamo di mana saya memuji mereka dan saya menyesal salah satu tim, dan itu bukan tim saya, telah memenangkan laga ini karena sikap dan kompromi."

    "Saya menyesal tim saya adalah tim yang memperlakukan pertandingan ini tak hanya tanpa prinsip sepak bola tetapi juga prinsip hidup yakni menghormati tugasnya dan memberikan segalanya," kata Mourinho.

    Setelah kekalahan di markas Dinamo Zagreb di Liga Europa, Tottenham Hotspur akan menjalani laga tunda di markas Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris pada Senin dinihari WIB, 22 Maret 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.