Hasil Piala Menpora 2021: Persik Kediri vs PSS Sleman, Skor 0-1

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola PSS Sleman Irfan Jaya (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persik Kediri Andri Ibo (kiri) saat pertandingan sepak bola Group C Piala Menpora di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 1 April 2021. ANTARA/M Agung Rajasa

    Pesepak bola PSS Sleman Irfan Jaya (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persik Kediri Andri Ibo (kiri) saat pertandingan sepak bola Group C Piala Menpora di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 1 April 2021. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan Persik Kediri vs PSS Sleman di penyisihan Grup C Piala Menpora 2021 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 1 April 2021, berakhir dengan skor 0-1. Laga ini dimulai pukul 15.15 WIB dan disiarkan live di Indosiar.

    PSS membuka keunggulan lewat gol Nico Velez pada menit ke-10. Gol ini berawal dari umpan dari Irfan Bachdim dari tengah lapangan yang ditujukan ke Irfan Jaya yang ada di depan. Irfan Jaya kemudian membawa bola ke depan dan dioper ke Velez yang ada dekatnya.

    Tertinggal satu gol, Persik mengubah strategi permainan. Pelatih Joko Susilo menarik Vava Mario dan Krisna Bayu Otto, digantikan dengan Ibrahim Sanjaya dan Hariyanto S. Panto.

    Pergantian pemain yang dilakukan Joko Susilo memberikan dampak terhadap serangan Persik. Hariyanto menambah daya gedor tim asal Kediri dari sisi kanan.

    Beberapa peluang gol tercipta berawal dari pergerakan Hariyanto. Namun, tidak ada gol tercipta, sehingga babak pertama berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan PSS.

    Pesepak bola Persik Kediri Ok John (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSS Sleman Irfan Bachdim (kanan) saat pertandingan sepak bola Group C Piala Menpora di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 1 April 2021. ANTARA/M Agung Rajasa

    Pada babak kedua, pelatih PSS, Dejan Antonic melakukan pergantian pemain. Dia menarik Arthur Irawan dan memasukkan Derry Rachman.

    Persik harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Ahmad Agung mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-50. Dia harus keluar lapangan setelah dinilai melakukan pelanggaran terhadap Kim Jeffrey Kurniawan.

    Dejan kembali melakukan pergantian pemain setelah unggul jumlah pemain. Wahyu Sukarta ditarik keluar dan dimasukkan Bagus Nirwanto.

    Meski bermain dengan sepuluh pemain, Persik tidak mengendurkan serangan. Hariyanto Panto dan rekan-rekannya terus menggempur pertahanan PSS dan beberapa kali membahayakan gawang yang dijaga Adi Satryo.

    Pada menit ke-63, Aldo Claudio masuk menggantikan Ok John yang mengalami cedera. Selain itu, pelatih Joko Susilo juga memasukkan Jordan Zamorano untuk menggantikan Septian Satria Bagaskara. Delapan menit kemudian, Atcha Abdou Rafiou diturunkan menggantikan Faris Aditama.

    Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Persik membuat serangan mereka tidak mengendur meski kalah jumlah pemain. PSS juga tetap kesulitan menembus lini pertahanan Persik. Tidak banyak peluang gol yang bisa diciptakan oleh Irfan Bachdim dan rekan-rekannya.

    Pada menit ke-86, Persik mendapatkan peluang menjanjikan setelah mendapatkan tendangan bebas dari posisi dekat kotak penalti setelah Bagus Nirwanto melakukan pelanggaran. Namun, tendangan Antoni Putra Nugroho membentur mistar gawang.

    Menjelang pertandingan berakhir, Dejan memasukkan Jepri Kurniawan untuk menggantikan Arsyad Yusgiantoro yang mengalami cedera.

    Pada injury time PSS berusaha meningkatkan serangan ke lini pertahanan Persik demi menjaga keunggulan mereka. 

    Kemenangan ini membuat peluang PSS Sleman untuk lolos ke perempat final Piala Menpora 2021 masih terjaga. Saat ini, tim asuhan Dejan Antonic mengumpulkan empat poin. Sementara, Persik Kediri belum mendapatkan poin dari dua laga yang sudah dijalani.

    Baca Juga: PSIS Lolos ke Perempat Final, Yoyok Sukawi: Jangan Dirayakan Berlebihan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.