Atletico Madrid Ditekuk Sevilla, Diego Simeone Bantah Timnya Hadapi Tekanan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, saat melawan Liverpool di Liga Champions. Reuters/Carl Recine

    Ekspresi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, saat melawan Liverpool di Liga Champions. Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone membantah timnya mengalami tekanan saat memimpin klasemen La Liga Santander musim ini. Ia juga membantah adanya tekanan terhadap anak asuhnya saat kalah 1-0 dari tuan rumah Sevilla, Senin dinihari, 5 April 2021.

    Kekalahan itu memberikan peluang untuk Barcelona mempersempit selisih poin. La Braugana bisa naik ke peringkat kedua klasemen La Liga dengan selisih satu poin jika berhasil mengalahkan tamunya, Real Valladolid, Selasa dinihari nanti. "Aku tidak tahu bagaimana kondisi kami setelah kekalahan," kata Simeone dikutip dari Marca, 5 April 2021.

    Meski begitu, Simeone mengatakan sudah mengetahui jalan yang harus ditempuh Luis Suarez dan kolega untuk kembali ke jalur kemenangan. "Saya yakin, saya tahu jalannya dan saya tidak takut pada apa pun. Ini tidak terjadi karena gugup. Kami bisa bermain lebih baik, menjadi unit tim yang kuat. Yang pasti, menurut saya itu bukan karena gugup."

    Baca juga : 2 Berita Transfer Barcelona: Duit Fee untuk Erling Haaland, Neymar Ingin Balik

    Atletico Madrid bisa saja tergusur dari puncak klasemen seusai melawan Real Betis, akhir pekan depan. Pada pertandingan itu, Luis Suarez dan Marcos Llorente harus absen karena diskors. "Kami harus terus bekerja dan meningkatkan intensitas, itulah yang memberi kami lebih banyak kesempatan berada di puncak klasemen," kata Simeone.

    "Kami akan berusaha melakukannya minggu ini, meskipun ada beberapa pemain yang tidak akan bisa bermain melawan Real Betis. Kami akan terus mempersiapkan pertandingan. Saya tidak akan mengalah pada apa pun, tetapi kami harus menerima bahwa kami berada dalam performa yang buruk," kata pelatih berkebangsaan Argentina tersebut.

    Kata Diego Simeone, "Liga Spanyol sulit sampai akhir dalam setiap perburuan gelar. Biasanya hanya ada dua tim yang berkompetisi, serta kami pada 2014 atau 2017, tapi itu selalu menjadi balapan dua kuda. Sekarang kami berkompetisi, kami harus menemukan cara agar para pemain bisa tampil maksimal seperti di paruh pertama musim ini."

    Baca juga : Barcelona vs Real Valladolid, Koeman Mainkan Frenkie de Jong dan Lionel Messi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.