Klasemen Piala Menpora 2021: Persela vs Persik 2-2, PSS Hanya Butuh Imbang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persik Kediri, Andri Ibo. (twitter/@Liga1Match)

    Pemain Persik Kediri, Andri Ibo. (twitter/@Liga1Match)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan Piala Menpora 2021 pada Rabu, 7 April, menyajikan dua laga terakhir dari Grup C di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

    Pada laga yang berlangsung sore hari, Persela Lamongan dan Persik Kediri hanya mampu bermain imbang 2-2.

    Gol Persela diborong Melvyn Lorenzen pada menit ke-18 (penalti) dan 24. Gol Persik diceploskan Yusuf Meilana Fuad Burhani (13) dan Andri Ibo (85/penalti).

    Simak hasil dan klasemennya:

    Selasa, 7 April 2021
    Persela Lamongan vs Persik Kediri 2-2.
    18.15 WIB - PSS Sleman vs Persebaya Surabaya (Indosiar).

    Klasemen Grup C

    No TimMain GolPoin
    1.Persebaya34-27
    2.Persela43-34
    3.PSS32-24
    4.Persik45-64
    5Madura Utd45-64

    Persebaya Surabaya saat ini sudah lolos ke babak perempat final. Hasil seri di laga Persela vs Persik menguntungkan posisi PSS Sleman. Kini tim itu hanya membutuhkan hasil seri saat melawan Persebaya malam ini, agar bisa lolos. Hasil seri itu juga akan memastikan Persebaya menjadi juara grup.

    Baca Juga: Jadwal Persija vs Barito Putera di Perempat Final Piala Menpora

    Bersama Persebaya, saat ini sudah ada tujuh tim yang lolos ke perempat final. Berikut daftarnya:
    Grup A: PSIS Semarang (juara grup), Barito Putera (runner-up)
    Grup A: Persija Jakarta (juara grup), PSM Makassar (runner-up)
    Grup A: Persebaya Surabaya (belum dipastikan status juara atau runner-up)
    Grup A: Persib Bandung (juara grup), Bali United (runner-up).

    Jadwal babak perempat final Piala Menpora 2021 akan dimulai pada Jumat, 9 April, diawali laga PSIS Semarang vs PSM Makassar. Sehari setelahnya ada Persija Jakarta vs Barito Putera.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.