Piala Menpora 2021: Kalah Adu Penalti, Ini Alasan Bali United Ganti Kiper

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pesepak bola PSS Sleman Nico Velez (kedua kiri) dan Evans (kedua kanan) berusaha mengejar bola dari pesepak bola Bali United Hariono (kiri) saat pertandingan sepak bola perempat final Piala Menpora 2021 di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 12 April 2021. Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol. ANTARA/M Agung Rajasa

    Dua pesepak bola PSS Sleman Nico Velez (kedua kiri) dan Evans (kedua kanan) berusaha mengejar bola dari pesepak bola Bali United Hariono (kiri) saat pertandingan sepak bola perempat final Piala Menpora 2021 di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 12 April 2021. Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kiprah Bali United di turnamen Piala Menpora 2021 harus terhenti di babak perempat final. Tim asuhan Stefano Cugurra gagal melaju ke semifinal setelah disingkirkan PSS Sleman lewat adu penalti, Senin, 12 April 2021.

    Dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung mulai pukul 20.30 WIB, tim berjuluk Serdadu Tridatu tampil dominan di awal pertandingan. Namun, mereka berbalik tertekan setelah Andhika Wijaya diganjar kartu merah pada menit ke-69.

    Walaupun kalah jumlah pemain, Bali United mampu mempertahankan gawangnya tidak kebobolan hingga pertandingan waktu normal berakhir dengan skor 0-0. Karena itu, penentuan pemenang dilakukan lewat adu tendangan penalti.

    Di tambahan waktu menjelang pertandingan berakhir, pelatih Bali United melakukan pergantian penjaga gawang. Dia mengganti Wawan Hedrawan dengan Samuel Raimas. Tetapi upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil maksimal.

    PSS berhasil melakukan eksekusi tendangan penalti secara sempurna. Empat pemainnya sukses menjalankan tugasnya. Sementara, dua penendang terakhir dari Bali United gagal mencetak gol.

    Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. Instagram/@baliunited

    "Dari babak pertama, saya pikir dua tim tidak banyak peluang buat cetak gol, dua tim bagus bertahan daripada menyerang. Babak kedua, Bali United lebih dominan, main lebih bagus," kata Teco, biasa Stefano Cugurra disapa.

    "Kami kena kartu merah, waktu itu pertandingan lebih susuh. Tapi, masih bisa bertahan bagus. Sleman tidak ada peluang cetak gol. Di penalti, mereka lebih bagus dari kami," kata pelatih Bali United ini menambahkan.

    Mengenai pergantian kiper menjelang adu penalti, Stefano Cugurra menjelaskan bahwa hal itu memang menjadi strategi yang sudah disiapkan. Reimas dinilai lebih cekatan ketika melaksanakan simulasi tendangan penalti di latihan.

    "Kami waktu itu ada latihan di Bali. Dalam beberapa kali latihan di sana, Samuel (Reimas) bagus. Kami sudah tahu dia beberapa tahun sebelumnya sering (sukses) ambil penalti. Kami punya rencana untuk bantu tim di adu penalti, tapi Sleman lebih bagus di adu penalti," ujarnya.

    PSS Sleman melaju ke semifinal Piala Menpora 2021 setelah mengalahkan Bali United. Tim asuhan Dejan Antonic menjadi penantang Persib Bandung yang lebih dulu memastikan lolos ke semifinal setelah menumbangkan Persebaya Surabaya 3-2 sehari sebelumnya.

    LIGA INDONESIA BARU

    Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala Menpora 2021: Sistem 2 Leg, 2 Lokasi, Live di Indosiar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H